REPRESENTASI PERJUANGAN HIDUP DALAM FILM “ANAK SASADA” SUTRADARA PONTY GEA

Dani Manesah

Sari


Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap Representasi Perjuangan Hidup dalam film Anak Sasada Karya Ponty Gea. Realitas kemiskinan perdesaan direpresentasikan melalui tokoh Sabungan. Sabungan meninggalkan kampung halaman untuk mencari kehidupan yang lebih baik.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif dengan melakukan pengamatan secara menyeluruh serta menidentifikasi dialog dan visual gambar perscene dan pershot dalam film Anak Sasada. Untuk mengungkap representasi kehidupan dalam film Anak Sasada peneliti menggunakan teori representasi Stuart Hall. Adapun hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah representasi perjuangan hidup dalam mencari pekerjaan, representasi perjuangan hidup kasih sayang, representasi perjuangan hidup menjual ulos.

Kata Kunci


Ponty Gea; Representasi; Perjuangan; Anak Sasada

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Arivia.Gadis. 2006. Feminisme: Sebuah Kata Hati. Jakarta : Penerbit Kompas. Politik Media. Yogyakarta: LKiS

Diana Markimbunan. 1973. Simbol dan Perlambang Warna, Sebuah Pengantar Kriya Seni Memahami Kode dan Lambang dalam Masyarakat. Surakarta: Universitas Negeri Sebelas Maret. Hal 34

Hariyanto. 2009. Gender dalam Konstruksi Media. Jurnal Komunika. STAIN Purwokerto.

Hafizha, Nada. "Nilai Agama Dalam Perjuangan Hidup Novel Nun, Pada Sebuah Cermin Sebagai Bahan Ajar." Jinop (Jurnal Inovasi Pembelajaran) 4.1 (2018): 71-80.

Liliweri,Alo. 2005.Prasangka dan Konflik Komunikasi. Yogyakarta.LKis.

Nurhidayah, Dewi. "Representasi Makna Pesan Sosial Dalam Film Bulan Terbelah Di Langit Amerika." Kinesik 4.1 (2017).

Markimbunan.Diana. 1973. Simbol dan Perlambang Warna, Sebuah Pengantar Kriya Seni Memahami Kode dan Lambang dalam Masyarakat. Surakarta: Universitas Negeri Sebelas Maret.

Manesah, Dani. 2018. “Representasi Pesan Sosial Pada Film Mutiara dari Toba sutradara William Atapary”. Tesis Jurusan Penciptaan dan Pengkajian Seni Institut Seni Indonesia Padangpanjang.

Rohandika, Cahyo. 2011. Takut : Kaleidoskop Film Horor Indonesia. Jakarta : Kepustakaan Populer Gramedia., hal. 59

Suryanto. 2018.” Fenomena Film Berlatar Budaya Batak Toba”. Tesis Jurusan Penciptaan dan Pengkajian Seni Institut Seni Indonesia Padangpanjang.

Sudusiah, Siti. "Analisis Wacana Makna Perjuangan Hidup Dalam Film Tampan Tailor Karya: Guntur Soerjanto."




DOI: http://dx.doi.org/10.22303/proporsi.1.2.2016.179-189

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by4.footer##

Kantor Redaksi PROPORSI Journal. Gedung LPPM Lt2, Kampus Universitas Potensi Utama. Jl. K.L. Yos Sudarso Km 6,5 No.3-A Telp. (061) 6640525 Ext. 214 Tanjung Mulia Medan 20241

 

Qries Qries Qries Qries Qries Qries

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 

Flag Counter