Efisiensi Lini Produksi Asphalt Mixing Plan Dengan Metode Line Balancing di PT. XYZ

Ismail Ismail, M. Taufiq Hasbullah

Sari


Penelitian bertujuan untuk mengetahui seberapa efektif dan efisien lintasan produksi yang digunakan pada proses produksi aspal hot-mix, serta menghitung waktu optimal produksi pada AMP (Asphalt Mixing Plant). Pengambilan data primer dilakukan dengan metode wawancara langsung dengan pihak terkait dan pengukuran langsung yang kemudian dilakukan uji kecukupan dan keseragaman data untuk memperoleh nilai yang selanjutnya menentukan data penelitian untuk di analisis lebih lanjut menggunakan metode line balancing dan perhitungan waktu baku. Dari hasil analisis menggunakan metode line balancing dan perhitungan waktu bahan baku secara matematis diperoleh hasil efisiensi lini sebesar 62%. Hasil perhitungan balance delay (BD) adalah sebesar 38% dan hasil perhitungan smoothness index adalah sebesar 34,59%.Disaat proses produksi berlangsung terjadi waktu menunggu (idle time) pada aliran bahan baku yang dinilai kurang efektif.Kurang efektifnya lintasan awal produksi dengan harusnya menunggu waktu  3 menit untuk memulai proses produksi pertama pada AMP (Asphalt Mixing Plan) dan dari hasil analisis usulan maka waktu tunggu untuk proses produksi awal dapat dikurangi menjadi 2,5 menit.


Kata Kunci


Efisiensi lini produksi; Waktu tunggu; Line balancing

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Dharmayanti, Indrani, dan HafifMarliansyah. 2019. Perhitungan Efektivitas Lintasan Produksi Menggunakan Metode Line Balancing. Manajemen Industri dan Logistik. 3(1), 43 – 54.

HamdiAzwir, Hery, dan Harry Wahyu Pratomo. 2017. Implementasi Line Balancing Peningkatan Efisiensi di Line Welding Studi Kasus: PT X. Rekayasa Sistem Industri. 6(1), 57 – 63.

Indiyanto, Rus. (2008). “Perencanaan Dan Pengendalian Produksi.” 6th. Wisma Indah II K-1O/44 Surabaya.: Yayasan Humaniora. 98-102.

M. Djunaidi dan Angga, “Analisis Keseimbangan Lintasan (Line Balancing) Pada Proses Perakitan Body Bus Pada Karoseri Guna Meningkatkan Efisiensi Lintasan”, Jurnal Ilmiah Teknik Industri, vol. 5, no. 2, hal. 77 – 84.

Ekoanindiyo, F. Ardiansyah dan L. Helmy, “Meningkatkan Efisiensi Lintasan Kerja Menggunakan Metode RPW dan KillbridgeWestern”, Dinamika Teknik, vol. X, no. 1, Januari, hal 16 – 26.

Pratama dan F. Yoga, “Analisis Keseimbangan Lintasan Produksi Pada Kelompok Kerja BackpostAnd Rib Menggunakan Metode Ranked Positional Weight (Studi Kasus Pada PT. Yamaha Indonesia)”, skripsi, Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta.

Purnomo, H. (2004). Pengantar Teknik Industri. Edisi Kedua. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Wignjosoebroto, S. (2003). Teknik Tata Cara dan Pengukuran Kerja, Edisi ketiga Guna Widya, Surabaya.

I. Purnamasari dan A.S. Cahyana, “Line Balancing Dengan Metode Ranked Position Weight (RPW)”, Spektrum Industri, vol. 13, no. 2, hal. 115 – 228.

Daelima,V. Fiesta, E. Febianti, dan M.A. Ilhami, “Analisis Keseimbangan Lintasan untuk Meningkatkan Kapasitas Produksi dengan Pendekatan Line Balancing dan Simulasi”, Jurnal Teknik Industri, vol.1, no.2, Juni, hal 107- 113.




DOI: http://dx.doi.org/10.22303/iesm%20journal.3.2.2022.115-126

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by4.footer##

Kantor Redaksi IESM Journal

Gedung LPPM Lt2, Kampus Universitas Potensi Utama. Jl. K.L. Yos Sudarso Km 6,5 No.3-A Telp. (061) 6640525 Ext. 214 Tanjung Mulia Medan 20241