PENCEGAHAN DAN PENANGANAN PENYIMPANGAN PERILAKU SOSIAL ANAK ( DEVIANCE ) DI YPI. HJ. ANIMAH AR-RAIHAN MARTUBUNG MEDAN

Fitri Yani, Fani Budi Kartika, Azan Nurohim

Sari


Masa era revolusi industry 4.0 yang semua serba teknologi digital membuat dunia semakin tanpa batas, begitu juga dengan komunikasi antar masyarakat yang tidak ada batasannya di seluruh dunia. Dengan kecangihan teknologi komunikasi yang jarak jauh sudah tidak menjadi kendala lagi dalam komunikasi. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan komunikasi video yang langsung dapat bertatap muka di dunia maya/ teknologi digital ini. Hal ini pun mengakibatkan munculnya berbagai kejahatan baru terkait dengan teknologi komunikasi digital dan munculnya perilaku-perilaku baru yang negatif arah dan dampaknya atau kita kenal biasa dengan penyebutan perilaku menyimpang atau deviance. Perilaku menyimpang yang juga biasa dikenal dengan nama penyimpangan sosial adalah perilaku yang tidak sesuai dengan nilai-nilai kesusilaan atau kepatutan, baik dalam sudut pandang kemanusiaan secara individu maupun pembenarannya sebagai bagian dari pada makhluk sosial. Banyak masyarakat belum mengetahui mengenai bentuk penyimpangan perilaku ini dan bagaimana bentuk pencegahan dan penanganannya. Penyimpangan sosial atau perilaku menyimpang, sadar atau tidak sadar pernah kita alami atau kita lakukan. Penyimpangan sosial dapat terjadi dimanapun dan dilakukan oleh siapapun. Sejauh mana penyimpangan itu terjadi, besar atau kecil, dalam skala luas atau sempit tentu akan berakibat terganggunya keseimbangan kehidupan dalam masyarakat. Tujuan penyuluhan ini adalah memberikan pemahaman kepada masyarakat bagaimana melakukan pencegahan dan penanganan penyimpangan perilaku social pada anak akibat dari negatif kemajuan teknologi komunikasi dan digital ini. Metode Pendekatan masalah yang di gunakan dalam penyuluhan ini adalah pendekatan yuridis normatif. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pencegahan dan penanganan perlu dilakukan dari pihak internal yakni keluarga dengan mengadakan komunikasi keluarga antar ayah dan ibu serta keluarga dan tetap konsisten menanamkan nilai- nilai agama, social dan etika serta budaya yang sesuai dengan nilai-nilai agama yang baik dan benar.


Kata Kunci


pencegahan; penyimpangan perilaku; anak

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Buku :

Wilnes dalam bukunya Punishment and Reformation

Cik juliyati hisyam dan abdul rahman wahid, sosiologi perilaku menyipang, LPP Press universitas negri Jakarta, 2014

Beeker, Howard S, Outsiders. Studies in the Sociology of Deviance, Edisi Perluasan New York: Free Press. 1993

Clinard, Marshall. B., and Robert F. Meier, 1989. Sociology Of Deviant Behavior.

Chicago: Holt, Rinehart and Winston, Inc Goode, 1983. Deviant behaviour, New York: West Publishing Company Sagarin, Edward, Deviants and Deviance: An Introduction to the Study of Disvalued People and Behaviour, New York: Holt, 1995

Schur, Edwin M. Labelling Women Deviant, Gender, Stigma, and social Control, New York: Random House, 1994

Siahaan, Jokie M.S, 2004. Sosiologi Perilaku Menyimpang, Jakarta: Universitas Terbuka

Peraturan Perundang-Undangan

Undang-undang No 4 Tahun 1979 Tentang Kesejahteraan Anak;

Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia;

Undang-undang No 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional;

Undang-undang No 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen;

Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undangundang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak;

Keputusan Presiden Nomor 36 Tahun 1990 tentang Pengesahan Convention on The Rights of The Child (CRC) atau Konvensi tentang Hak-hak Anak (KHA) (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1990Nomor 57);

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pengasuhan Anak


DB Error: Incorrect key file for table './ejourn02_ojs/referrals.MYI'; try to repair it