Preventive Maintenance: Penerapan dan Metode Dalam Meningkatkan Produktivitas

Juliandi Wahyuda, Andri Herlambang

Sari


Untuk menjaga kondisi mesin tersebut agar tidak mengalami kerusakan ataupun setidaknya untuk mengurangi jenis kerusakan, sehingga waktu proses produksi tidak terpotong terlalu lama, maka dibutuhkan sistem pemeliharaan mesin yang baik dan tepat sehingga hasilnya dapat meningkatkan efektivitas mesin dan dapat mengurangi kerugian yang diakibatkan dari kerusakan mesin. Pemeliharaan mesin dengan metode preventive maintenance berguna untuk mencegah terjadinya kerusakan mesin, komponennya dan bahkan yang telah habis masa pakainya. Untuk membantu perusahaan dalam menangani masalah yang selama ini menjadi penghambat proses produksi, maka melalui penelitian ini akan diusulkan pemeliharaan menggunakan preventive maintenance dengan metode Total Productive Maintenance (TPM).Penerapan  TPM (Total Productive Maintenance) mempunyai pengaruh dalam  tingkat kerusakan pada mesin shaping yang mengalami penurunan.TPM ini berfungsi sebagai solusi untuk meningkatkan produktifitas pada mesin shaping. dan dapat mengetahui apa yang harus dilakukan untuk kedepannya agar mesin berjalan secara optimal sesuai dengan jadwal yang direncanakan.

Kata Kunci


Preventive Maintenance; Total Productive Maintenance; Produktifitas; Efektivitas Mesin;

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Charles E. Ebeling. 1997, An Introduction to Reliability and Maintainability Engineering,

Reliability, McGraw-Hill, 1997. Number of pages: 489..

Assauri, Soyjan. 2008. Manajemen Produksi Dan Operasi. Jakarta : LPFE UI.

J. David, M. Méndez, and R. S. Rodriguez,2017; “Total productive maintenance ( TPM ) as a tool for improving productivity : a case study of application in the bottleneck of an auto-parts machining line,” International Journal of Advanced Manufacturing Technology., vol. 92, pp. 1013–1026.

B. G. Mwanza and C. Mbohwa,2015; “Design of a Total Productive Maintenance Model for Effective Implementation: Case Study of a Chemical Manufacturing Company,” Procedia Manuf., vol. 4, pp. 461–470.

S. Kigsirisin, S. Pussawiro, and O. Noohawm, 2016; “Approach for Total Productive Maintenance Evaluation in Water Productivity: A Case Study at Mahasawat Water Treatment Plant,” Procedia Eng., vol. 154, pp. 260–267.

I.H. Afefy, 2013;Implementation of Total Productive Maintenance and Overall Equipment Effectiveness Evaluation International Journal of Mechanical & Mechatronics Engineering, 13 (2013), pp. 69-75.

Lauren Van De Ginste,El-Houssaine Aghezzaf,Johannes Cottyn, 2022; “The role of equipment flexibility in Overall Equipment Effectiveness (OEE)-driven process improvement” Procedia CIRP 107 (2022) 289–294

Peter Dobra, Janos Jovai,2021;”. Enhance of OEE by hybrid analysis at the automotive semi-automatic assembly lines” Procedia Manufacturing 54 (2021) 184–190

Shreeja Basak Et al,(2022); “Reducing production losses in additive manufacturing using overall equipment effectiveness” Additive Manufacturing 56 (2022) 102904.

Richard Hedmann,Mukund Subramaniyan,Peter Almstrom,2016; “Analysis of critical factors for automatic measurement of OEE” 49th CIRP Conference on Manufacturing Systems (CIRP-CMS 2016) Procedia CIRP 57 (2016) 128 – 133.

Okpala Charles Chikwendu,Anozie Stephen Chima,Mgbemena Chika Edith,2020;” The optimization of overall equipment effectiveness factors in a pharmaceutical company” Heliyon 6 (2020) e03796




DOI: http://dx.doi.org/10.22303/iesm%20journal.3.2.2022.151-163

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by4.footer##

Kantor Redaksi IESM Journal

Gedung LPPM Lt2, Kampus Universitas Potensi Utama. Jl. K.L. Yos Sudarso Km 6,5 No.3-A Telp. (061) 6640525 Ext. 214 Tanjung Mulia Medan 20241