PERANCANGAN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN SPASIAL UNTUK IDENTIFIKASI POTENSI KEMISKINAN (STUDI KASUS KABUPATEN BANTUL - DIY)

Sri Redjeki, M. Guntara, Pius Anggoro

Sari


Menurut data Asian Development Bank (ADB) pada awal tahun 2015 terdapat 28 juta jiwa (11%) yang hidup dalam garis kemiskinan, sedangkan data BPS menunjukkan bahwa angka kemiskinan di Indonesia sebesar 27,7 juta jiwa (10,96%). Kemiskian masih menjadi prioritas pemerintah baik pusat maupun daerah untuk dapat menekan sampai dibawah 10%. Masih tingginya angka kemiskinan dipengaruhi oleh banyak faktor yang salah satunya parameter penentuan status miskin bagi warga. Salah satu daerah yang tingkat kemiskinannya paling tinggi di Jawa yaitu DIY dengan angka kemiskinan sebesar 14,55%. Penelitian ini membuat rancangan sistem pendukung keputusan spasial untuk membantu identifikasi potensi kemiskinan dengan tampilan spasial di Kabupaten Bantul. Sistem ini mengkombinasikan aplikasi sistem pendukung keputusan dan SIG sehingga potensi kemiskinan diwilayah Kabupaten Bantul dapat terdeteksi lebih dini.
Metode sistem pendukung keputusan digunakan untuk melakukan identifikasi penentuan status warga miskin
dengan menggunakan metode AHP sedangkan SIG digunakan untuk menampilkan hasil identifikasi warga miskin yang divisualkan dalam bentuk spasial. Data spasial merupakan akumulasi dari hasil identifikasi warga miskin sehingga dapat memberikan pola sehingga dapat memberikan informasi yang lebih menarik. Sistem Informasi Geografis pada rancangan ini menggunakan Ina Geoportal dan berbasis web sehingga
informasi mengenai kemiskinan lebih transparan dan dapat menjadi monitoring bagi pihak-pihak yang terkait pada pengentasan kemiskinan.

Kata Kunci


AHP; Bantul; Ina-Geoporta;Potensi Kemiskinan; SIG; Web

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Bapeda Kabupaten Bantul, Laporan Pelaksanaan Penanggulangan Kemiskinan Daerah 2012.

Bonczek, R. H., C. W. Holsapple, and A. B.Whinston, (1980). The Evolving Roles of Models in Decision Support System. Decision Science, Vol. 11., No 2.

Irma Irandha, P.W. Arna, F. Entin, M, (2010), Analisa Keluarga Miskin dengan Menggunakan Metode Fuzzy C-Means Clustering, Available from repo.eepis- its.edu/423/1/974.pdf.

Little, J.D.C. 1970, Models and Manager: The Concept of a Decision Calculus, Management Science, Vol 16, No 8.

Kemenristek, 2013, OpenGeo dan Ina-Geoportal, Bandung.

Peraturan Bupati Bantul Nomor 21A Tahun 2007.

Prahasta. Eddy, (2001), Konsep-konsep Dasar Sistem Informasi Geografi, Informatika, Bandung.

Redjeki, Sri dkk. (2014), Rancang Bangun SPK untuk Identifikasi warga miskin di Kabupaten Bantul menggunakan AHP, Proceeding KNTIA, ISBN: 978-602-71218 0-5, Unsri Paembang

Saaty, T L, (2004), Decision Making : The Analytical Hierarchy Process. Journal of System Science and System Engineering, March. Volume 13. Issue 1. pp 1-35.

Turban, E., Sharda, R., Delen, D., (2005), and Business Intelligent Systems 9th, Prentice Hall Press. USA

Yayasan PelaGIS, 2011, Modul Pelatihan Sistem Informasi Geografis Tingkat Lanjut, Aceh

www.pikiran-rakyat.com di akses tanggal18-6-2015


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by4.footer##

Kantor Redaksi SNIf. Gedung LPPM Lt2, Kampus Universitas Potensi Utama. Jl. K.L. Yos Sudarso Km 6,5 No.3-A Telp. (061) 6640525 Ext. 214 Tanjung Mulia Medan 20241