STUDI KELAYAKAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PENGELOLAAN BISNIS PETERNAKAN LEMBU DAN MANAJEMEN KEUANGAN

Austin Alexander Parhusip, Purwita Sari

Sari


Sistem informasi terdiri dari satuan komponen yang saling berhubungan yang mengumpulkan (atau mendapatkan kembali), memproses, menyimpan, dan mendistribusikan informasi untuk mendukung pengambilan keputusan dan kendali dalam suatu organsasi. Hal ini penting bagi suatu organisasi untuk melakukan pengelolaan informasi yang diperlukan, salah satunya dalam proses monitoring. Monitoring menilai apakah kegiatan dilaksanakan sesuai rencana, mengidentifikasi masalah yang muncul sehingga dapat segera diselesaikan, menilai apakah model kerja dan manajemen sudah sesuai untuk mencapai tujuan dan sasaran. Ini adalah langkah untuk mencapai. Hubungan antar kegiatan untuk mencapai kemajuan.. Informasi yang memungkinkan data dilacak dan dikelola untuk pemantauan pertumbuhan ternak yang lebih cepat dan lebih lengkap dari semua peternak saat ini, terutama kelompok fungsional yang memainkan peran kunci dalam memproses data perkembangan ternak di kinerja lokasi uji. Status perkembangan sapi, sapi dan pejantan. Ini memberikan informasi yang tepat waktu dan akurat tentang produksi dan menyerahkan laporan pertumbuhan dan perkembangan ternak kepada kepala unit. Analisis keuangan membantu menentukan apakah perusahaan melakukan bisnis.. Disamping itu juga dapat dilihat seberapa jauh hasil yang telah didapatkan. Berdasarkan analisis financial juga dapat diketahui apakah fungsi-fungsi manajemen pengeloaan ternak sapi/ lembu berjalan dengan baik. Sehingga perlunya pelatihan untuk dilakukan peternak lembu di desa/nagori bahjoga untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para peternak tentang pengeloaan ternak sapi atau lembu sesuai dengan prinsip manajerial. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan metode ceramah, penyuluhan dan diskusi menganalisis kasus yang ada oleh peternak sapi.


Kata Kunci


Sistem Informasi Manajemen, Manajemen Pengeloaan Ternak Sapi; Manajemen Keuangan Ternak Sapi

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Adawiyah CR. 2017. Urgensi komunikasi dalam kelompok kecil untuk mempercepat proses adopsi teknologi pertanian. PSEKP, Jurnal Forum Agro Ekonomi, 36(1):59- 74.

Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian. 2016. Pedoman pelaksanaan Upaya Khusus Lembu Induk Wajib Bunting (Upsus SIWAB). Jakarta [ID] Kementerian Pertanian 1-56.

Diarmita I, Ketut 2017. Upaya Kementerian Pertanian mewujudkan ketahanan pangan asal ternak. Humas Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Tim Yuliana Susanti [Internet] [Diunduh 14 Juli 2018] tersedia dari http://ditjennak.pertanian.go.id/arah pembangunan- peternakan-Indonesia-menujuswasemba-pangan-hewani.

Diarmita I. Ketut. 2018. Arah pembangunan peternakan Indonesia menuju swasembada pangan hewani, [Internet] [Diunduh 18 Juli 2018]. Tersedia dari http://ditjennak.pertanian.go.id/arahpembangunan-peternakan-Indonesia-menuju swasemba- pangan-hewani,

[Dirjen PKH] Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan. 2018. Kebutuhan pangan hewani asal daging ruminansia besar dan kecil.

Handayani S, Fariyanti A dan Nurmalina R. 2016. Swasembada daging lembu analisis simulasi ramalan swasembada daging lembu di Indonesia, Jurnal Sosiohumaniora. 18(1): 57- 64

Handayanta T, Rahayu ET dan Sumiyati M. 2016. Analisis finansial usaha peternakan pembibitan lembu potong rakyat di daerah pertanian lahan kering. Jurnal Sains Peternakan UNS. 14(1):13-20.

Happyana D. 2017. Analisis tingkat keuntungan usaha penggemukan lembu potong rakyat di Kabupaten Wonogiri. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu. 5(2):33-39.

Ilham, N. 2017. Analisis sosial ekonomi dan strategi pencapaian swasembada daging 2010. Pusat Analisis Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian. 4 (2):131-146

Idris N, Afriani H dan Fatati. 2017. Analisis tingkat kemandirian peternak pada pola integrasi ternak lembu dengan perkebunan kelapa Sawit di Propinsi Jambi. Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi. 1(2):162-169. [Kementan]

Kementerian Pertanian 2017. Upaya mewujudkan kebutuhan pangan asal ternak. [Internet] [Diunduh 8 Agustus 2018]. Tersedia dari http://ditjenpkh.pertanian.go.id /artikel/202929/pfd., ditjennak@pertanian.go.id. [Kementan]

Kementerian Pertanian. 2017. Konsumsi produk peternakan per kapita per tahun, 2014- 2016. Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian. Statistik Peternakan. Jakarta Agustus 2017. hal.1-216.

Kusumaningrum A. 2015. Sistem pendukung keputusan kesesuaian lokasi ternak ruminansia menggunakan metode AHP. Studi Kasus: Kabupaten Brebes. Jurnal Teknomatika. 8(1):43-52 [Kementan]

Statistik Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian. 2017. Harga rata-rata daging lembu tingkat konsumen menurut kota tahun 2012-2016. Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan. Kementerian Pertanian, hal.31-45

Nuhung UA. . 2015. Kinerja, kendala, dan strategi pencapaian swasembada daging lembu. Forum Penelitian Agro Ekonomi. 33(1):63-80


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by4.footer##

Kantor Redaksi PUBLIDIMAS

Gedung LPPM Lt2, Kampus Universitas Potensi Utama. Jl. K.L. Yos Sudarso Km 6,5 No.3-A Telp. (061) 6640525 Ext. 214 Tanjung Mulia Medan 20241


Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial 4.0 Internasional.