ANALISIS ORNAMEN PADA BANGUNAN MASJID AL OSMANI MEDAN

Rendy Prayogi

Sari


Di Kota Medan banyak terdapat bangunan bersejarah, salah satunya adalah Masjid Al Osmani, yang berfungsi sebagai tempat beribadah umat muslim sejak zaman kesultanan Melayu Deli pada abad ke-19 dan juga sebagai tempat pertemuan Sultan dengan rakyatnya. Bangunan Masjid Al Osmani memiliki arsitektur yang unik perpaduan dari budaya China, Eropa, India, Timur Tengah dan Melayu Deli. Seperti pintu masjid berornamen China, ukiran relief pada pilar bangunan bernuansa Eropa, kubah mencirikan nuansa India, serta tampilan kaligrafi mencirikan nuansa Timur Tengah dan ornamen Melayu Deli. Penelitian ini menggunakan pendekatan sejarah dan pendekatan estetika. Pendekatan sejarah akan menyangkut pembahasan tentang sejarah bangunan Masjid Al Osmani dan perkembangan fungsi bangunan sejak didirikan hingga sampai sekarang. Pendekatan estetika akan menyangkut pembahasan tentang bentuk ornamen pada bangunan Masjid Al Osmani, bagaimana bentuk ornamen dan bangunan Masjid Al Osmani tersebut terbentuk sehingga memiliki ciri khas dan dapat menarik perhatian publik?. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa bangunan Masjid Al Osmani tidak seutuhnya bercirikan budaya Melayu Deli tetapi juga memiliki alkulturasi estetika bentuk dari kebudayaan China, Eropa, India dan Timur Tengah.


Kata Kunci


Masjid Al Osmani; Estetika; Histori; Ornamen

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Anom, I G. N 1998/1999, Masjid Kuno Di Indonesia. Direktorat Perlindungan dan Pembinaan Peninggalan Sejarah dan Purbakala Departemen Pendidikan dan Kebudayaan : Jakarta.

Archer, L. B. (1964). Systematic method for designers. Design, 56-59.

Basuki, S. (2008). Metode penelitian, Jakarta: Penaku. Departemen Agama.

Prawoto, A. E. (1998). Makna Simbolik Ornamen Pada Arsitektur Rumah Melayu. Medan.

Kartini, A. (2014). Analisis Penerapan Ornamen Bernuansa Melayu Ditinjau Dari Bentuk dan Warna di Kota Medan, Medan.

Ilham, M. (2017). Analisis Kaligrafi Pada Masjid Raya Al-Osmani Medan Labuhan Kota Medan (Kajian Semiotika), Medan.

Nursyazwani, M. Y. (2015). Analisis Semiotika Pada Ornamen Masjid Azizi Langkat, Medan.

Sachari, A. (2005). Pengantar Metode Penelitian Budaya Rupa (Desain, Arsitektur, Seni Rupa, dan Kriya), Jakarta : Erlangga.

Sumalyo, Y. (2006). Arsitektur Mesjid dan Monumen Sejarah Muslim. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.




DOI: http://dx.doi.org/10.22303/proporsi.5.2.2020.217-226

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by4.footer##

Kantor Redaksi PROPORSI Journal. Gedung LPPM Lt2, Kampus Universitas Potensi Utama. Jl. K.L. Yos Sudarso Km 6,5 No.3-A Telp. (061) 6640525 Ext. 214 Tanjung Mulia Medan 20241

 

Qries Qries Qries Qries Qries Qries

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 

Flag Counter