PEMENUHAN HAK-HAK PEKERJA MIGRAN ASAL SULAWESI SELATAN DI MALAYSIA DALAM PERSPEKTIF EKONOMI POLITIK

Achmad Zulfikar

Sari


Hak untuk bekerja harus dipenuhi oleh pemerintah sebagai tanggungjawab atas jaminan HAM warga negara sesuai UUD NRI 1945 pasal 27 ayat (2). Penelitian ini bertujuan menggambarkan pemenuhan hak-hak pekerja migran asal Sulawesi Selatan di Malaysia berdasarkan UU No. 39 Tahun 2004 pada masa pra-penempatan dam masa penempatan. Penelitian ini dilaksanakan di Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia dan Tawau, Sabah, Malaysia. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara dan studi pustaka. Data dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemenuhan hak-hak pekerja migran asal Sulawesi Selatan di Malaysia pada masa pra-penempatan dan masa penempatan yang dilaksanakan dengan benar akan signifikan bagi peningkatan ekonomi tenaga kerja Indonesia/pekerja migran Indonesia (TKI/PMI), negara penempatan (Malaysia) dan negara asal (Indonesia). Semakin tinggi tingkat pemahaman seseorang terkait prosedur yang legal, semakin berkurang TKI/PMI yang menempuh jalur ilegal/non-prosedural

Kata Kunci


Ekonomi Politik; Hak Asasi Manusia; Pekerja Migran; Sulawesi Selatan; Malaysia

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Caporaso, James. A. dan David P. Levine. (2008). Teori-Teori Ekonomi Politik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Chuan, Goh Chen. (2013). Guide to the Employment Act and Labour Laws of Malaysia. Selangor: Leeds Publications.

Deliarnov. (2006). Ekonomi Politik. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Detik Finance. (2014). Pekerja Perkebunan di Malaysia Didominasi TKI, Ini Alasannya. Diakses 2 Maret 2016. Available from: http://finance.detik.com/read/2014/11/08/173138/2742842/4/pekerja-perkebunan-di-malaysia-didominasi-tki-ini-alasannya.

Husna, Faizah Khotimatul. (2013). Kajian Kebijakan Pemerintah dalam Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia. Tesis. Universitas Gadjah Mada.

Iskandar, Pranoto. (ed.). (2011). Standar Internasional Migrasi Ketenagakerjaan Berbasis HAM. Cianjur: IMR Press

Islam M. R. (2013). Partnership Research Between Malaysia and Indonesia: A Case of Labor Welfare. Social Research Reports, 25:7-8.

Kardina. (2015). Pelanggaran Malaysia terhadap Standar HAM Convention on the Elimination of All Forms of Discrimination Against Women dalam Isu Kekerasan Migrant Domestic Worker Indonesia. Tesis. Universitas Gadjah Mada.

Masrie, Aspiannor. (2015). Analisis Kebijakan Susilo Bambang Yudhoyono dalam Menangani Masalah Tenaga Kerja Indonesia di Malaysia dalam Perspektif Ekonomi Politik. Tesis. Universitas Hasanuddin.

Nasir Badu, Muhammad (ed.). (2015). Proceeding of International Seminar Democracy and Election: Solution for Establishing Good Governance. Yogyakarta: LeutikaBooks.

Silalahi, Ulber. (2012). Metode Penelitian Sosial. Bandung: PT. Refika Aditama.

Yustika, Ahmad Erani. (2009). Ekonomi Politik: Kajian Teoretis dan Analisis Empiris. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Yuwono, Ismantoro Dwi. (2011). Hak dan Kewajiban Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri. Yogyakarta: Penerbit Pustaka Yustisia.

Zulfikar, Achmad. (2015). Rasionalitas Ekonomi Politik dalam Ratifikasi Konvensi Internasional Perlindungan Hak Pekerja Migran Tahun 2012. The Politics: Jurnal Magister Ilmu Politik Universitas Hasanuddin Vol. 1 No. 1.




DOI: http://dx.doi.org/10.22303/pir.3.2.2019.109-125

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by4.footer##

Kantor Redaksi Jurnal Power in International Relations (PIR) . Gedung LPPM Lt2, Kampus Universitas Potensi Utama. Jl. K.L. Yos Sudarso Km 6,5 No.3-A Telp. (061) 6640525 Ext. 214 Tanjung Mulia Medan 20241

 

Qries Qries Qries Qries

 

Creative Commons License
This work is licensed under a
Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License
 
Flag Counter