PARADIPLOMASI DALAM PERCEPATAN PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR FISIK DAN SOSIAL DI KABUPATEN BANTAENG

Ahmad Harakan

Sari


Artikel ini memberi gambaran dan mendiskusikan tentang praktik terbaik pelaksanaan tata kelola pemerintahan dan kegiatan paradiplomasi di Kabupaten Bantaeng. Utamanya setelah bergulirnya era reformasi dan globalisasi yang ditandai dengan pelaksanaan otonomi daerah, desentralisasi dan tuntutan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, dimana pemberian kesempatan pada daerah secara luas untuk memaksimalkan potensi yang dimiliki, akselerasi pembangunan dan pengembangan jejaring kerjasama. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dan teknik pengambilan data yaitu telaah pustaka dan observasi ditemukan fenomena menarik dalam kerangka dan perwujudan praktik pemerintahan. Meski Kabupaten Bantaeng secara statistik dan tampilan fisik sempat mendapatkan opini negatif namun dengan adanya intergritas kepemimpinan, relasi, kekompakan dan koordinasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat, serta upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dengan prinsip pembelajaran dan pengembangan relasi yang lebih luas melalui jejaring internasional ternyata dapat memberi output pada akselerasi pembangunan infrastruktur fisik dan sosial di Kabupaten Bantaeng dan bahkan menjadi best practice good governance dan kegiatan paradiplomasi di Indonesia.

Kata Kunci


Paradiplomasi; Pembangunan; Infrastruktur; Tata Kelola Pemerintahan yang Baik

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Adibowo, R., & Putri, S. O. (2016). Penerapan E-Government Dalam Paradiplomasi Pemerintah Kota Bandung. Jurnal Ilmu Politik dan Komunikasi, 6(2).

Afin, R., Yulistiono, H., & Oktarani, N. A. (2008). Perdagangan internasional, investasi asing, dan efisiensi perekonomian negara-negara ASEAN. Buletin Ekonomi Moneter dan Perbankan, 10(3), 261-296.

Alfian, M. F. (2014). Kerjasama Pemerintah Kabupaten Bantaeng dengan China Machinery Engineering Corporation (CMEC) dalam pembangunan Bantaeng Industrial Park (BIP) Tahun 2014.

Broto, M. F. (2015). Kerja Sama Luar Negeri Oleh Pemerintahan Daerah Menghadapi MEA 2015 (Kajian Konsep Paradiplomasi Dalam Khasanah Ilmu Pemerintahan). In: Seminar Nasional FISIP-UT 2015 : Peluang dan Tantangan Indonesia Dalam Komunitas ASEAN 2015, 26 Agustus 2015, Balai Sidang Universitas Terbuka (UTCC).

Burhan, Z. (2016). Efektivitas Bantuan Pembangunan Internasional dalam Program Sulawesi Agfor (Agroforestry & Forestry) Project terhadap Pemberdayaan Hutan Desa Campaga Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan. WANUA : Jurnal Hubungan Internasional, 1(3), 63-73.

Chalid, P. (2005). Keuangan daerah, investasi, dan desentralisasi: tantangan dan hambatan. Jakarta: Kemitraan.

Dwiyanti, A. A. R. (2018). Dinamika Diplomasi Bencana Melalui Pendekatan Paradiplomasi oleh Pemerintah Daerah Sulawesi Selatan. Dauliyah Journal of Islamic and International Affairs, 3(1), 1-26.

Fathun, L. M. (2016). Paradiplomasi Menuju Kota Dunia: Studi Kasus Pemerintah Kota Makassar. Indonesian Perspective, 1(1), 75-94.

Hasan, M. (2017). Analisis Pusat-pusat Pertumbuhan Wilayah Pesisir di Kabupaten Bantaeng (Undergraduate Papers, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar).

Indonesia, B. P. S. (2014). Indonesia Dalam Angka 2014. Jakarta: Badan Pusat Statistik Republik Indonesia.

Isnaeni, N. (2013). Peran Strategis Pemerintah Daerah dalam Kerja Sama Internasional untuk Pembangunan Berkelanjutan. Jurnal Global & Strategis, 7(1), 123-138.

Jatmika, S. (2001). Otonomi daerah: perspektif hubungan internasional. Yogyakarta; BIGRAF Pub.

Kadir, H., Majid, M., & Nurlinah, N. (2014). Analisis Kebijakan Penanaman Modal Asing di Kabupaten Bantaeng. Government: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 7(1), 17-26.

Muhammadiah, M. (2011). Reformasi Pelayanan Publik Sebagai Strategi Mewujudkan Good Governance. Otoritas: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 1(2).

Mukti, T. A. (2013). Paradiplomacy: Kerjasama Luar Negeri Oleh Pemda Di Indonesia, Yogyakarta: The Phinisi Press.

Mukti, T. A. (2013). Sistem Pasca Westphalia, Interaksi Transnasional dan Paradiplomacy. Jurnal Hubungan Internasional, 2(2), 175-183.

Mukti, T. A. (2015). Paradiplomacy: Bangkitnya Aktor Lokal di Fora Internasional. The POLITICS: Jurnal Magister Ilmu Politik Universitas Hasanuddin, 1(1), 85-94.

Ningrum, V. (2008). Penanaman Modal Asing dan Penyerapan Tenaga Kerja di Sektor Industri. Jurnal Kependudukan Indonesia, 3(2), 29-43.

Pasan, E. (2017). Memaknai Posisi Pemerintah Daerah Dalam Studi Hubungan Internasional: Paradiplomasi Kabupaten Kutai Kartanegara Dalam Penyelenggaraan Erau International Folk Art Festival (EIFAF). Jurnal Dinamika Global, 2(02), 18-41.

Prianto, A. L. (2011). Good Governance dan Formasi Kebijakan Publik Neo-Liberal. Otoritas: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 1(1).

Puspapertiwi, S., Susiatiningsih, H., Farabi, N., & Paramasatya, S. (2018). Memperkuat Lokalitas Kota Semarang di Era Globalisasi melalui Diplomasi Lokal. Jurnal Global & Strategis, 12(1), 1-15.

Razak, A. R. (2013). Peran Serta Masyarakat Dalam Pembangunan. Otoritas: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 3(1).

Syah, D., Cangara, H., & Sultan, M. I. (2016). Opini dan Sikap Masyarakat terhadap Pembaharuan dan Kepemimpinan Bupati Nurdin Abdullah dalam Memajukan Bantaeng sebagai Kota Industri dan Wisata. KAREBA: Jurnal Ilmu Komunikasi, 4(3), 300-314.

Tamimi, Z. (2015). Inovasi Manajemen Pelayanan Publik Tim Emergency Service Kabupaten Bantaeng. Politika: Jurnal Ilmu Politik, 6(1), 141-158.

Wolff, S. (2007). Paradiplomacy: scope, opportunities and challenges. The Bologna Center Journal of International Affairs, 10(1), 141-150.

Zulfahri, Z. (2017). Evaluasi Dukungan Infrastruktur Kawasan Agropolitan di Kabupaten Bantaeng (Studi Kasus: Kecamatan Uluere dan Kecamatan Sinoa) (Undergraduate Papers, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar).




DOI: http://dx.doi.org/10.22303/pir.3.1.2018.1-15

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by4.footer##

Kantor Redaksi Jurnal Power in International Relations (PIR) . Gedung LPPM Lt2, Kampus Universitas Potensi Utama. Jl. K.L. Yos Sudarso Km 6,5 No.3-A Telp. (061) 6640525 Ext. 214 Tanjung Mulia Medan 20241

 

Qries Qries Qries

 

Creative Commons License
This work is licensed under a
Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.