Menajemen Intervensi Negosiasi Terhadap Sengketaanti Dumping/Dumping Dalam Perdagangan Internasional

Laode Muhamad Fathun

Sari


Sejak munculnya rezim ekonomi seperti GATT yang sekarang WTO adalah tujuannya untuk menciptakan pola perdagangan yang kompetitif dan adilserta terbuka.Lembaga tersebut sebagai rule driven yang merumuskan sejumlah kebijakan ekonomi internasional di harapkan bisa meredam terjadinya ketidak adilan pasar.Akan tetapi justru adanya sejumlah kebijakan tersebut memperlihatkan pragmatism aturan yang disatu sisi menjadi insturmen melegalkan prilaku curang dalam perdagangan, disisi lain sebagai pengontrol untuk menciptakan pasar yang lebih baik. Salah satu maasalah yang timbul dalam sengketa dagang adalah prilaku dumping oleh sejumlah negara dalam perdagangan internasional.Data WTO dari tahun 1995-2012 menunjukan prilaku dumping sselalu meningkat dari tahun –ketahun.Dumping adalah aktivitas pasar dimana ekportir melakukan diskriminasi harga dengan menjual barang di pasar domestik atau pasar luar negeri dengan harga di bawah harga normal.Aktivitas melawan dumping disebut anti dumping sebagai tindakan melawan kecurangan prilaku dagang.Dumping dan anti dumping sudah di atur dalam artikel GATT /WTO namun akrivitasnya menjadi sumber sengketa dagang internasional dalam konteks ekonomi politik internasional.Brazil adalah negara yang menerima tuduhan dumping dari AS dalam eksport jus orange.AS menerapkan kebijakan anti dumping zeroing untuk menekan masuknya produk Brazil di AS.Sengketa tersebut kemudian di sidangkan WTO sebagai inetrvensionis peace maker untuk mempertemukan kedua pihak beserta sejumlah anggota lainya sebagai peninjau dalam konteks negosiasi internasional. Dalam interval negosiasi dari tahun 2008 dengan prosedur penyelesaian sengketa sesuai pasal 3 DSB akhirnya pada tahun 2011 sengketa tersebut berakhir dan keputusan bahwa AS bersalah menerapkan anti dumping terhadap ekport jus orange Brazil.

Kata Kunci


Perdagangan internasional; rezim ekonomi; GATT; WTO; Dumping dan anti dumping; Sengketa dagang; AS; dan Brazil; Intervensi negosiasi.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Adolf, Huala.Aspek-Aspek negara dalam hukum internasional, cet ketiga.PT RajaGrafindo Persada. Jakarta.2002

Archer. ,CliveInternational Organization. Allen & Unwin Ltd.London.1983.

Agung Satyawan,Ign. Komunikasi Negosiasi China terhadap PenyelesaianSengketa Laut China Selatan. Jurnal Komunikasi Massa Vol 3 No 2 Juli 2010 1 hal.4-5).2010.

Bagus Wyasa Putra, Ida.Aspek-Aspek Hukum Perdata Internasional Dalam Transaksi Bisnis Internasional Cetakan Kedua.Refika Aditama.Bandung.2008.

Carlesnaes ,Walter, 2013, Handbook Hubungan Internasional,Nuansa: BandungGerungan , Lusy K.F.R.,2014, Kajian Yuridis Kebijakan Antidumping Dalam Perdagangan Internasional, JurnalLex Administratum, Vol. II/No.3/Jul-Okt/2014:138.

Kartadjoemena, H.S, GATT DAN WTO Sistem.Forum dan Lembaga International di Bidang Perdagangan Universitas Indonesia.Jakarta.2002.

Kementrian Perdaagangan Republik Indonesia, Badan Pengkajian dan Pengmebangan Kebijakan Perdagangan Pusat Kebijakan Perdagangan Luar Negeri.Analisis Kebijakan Pengamanan Perdagangan Indonesia di Negara Tujuan Ekspor.Jakarta.2013.

La Djanudin, ,Muhajir.Mekanisme Penyelesaian Sengketa Dumping Antar Negara.Jurnal Lex Administratum, Vol.I/No.2/Apr-Jun/2013:hal.226.

Lumumba, Patrice.Negosiasi dalam Hubungan Internasional. Keretakupa: Makassar.2012.

Starke ,J.G.Pengantar Hukum Internasional. Penerbit Sinar Grafika.Jakarta.1988.

Sukarmi.Regulasi Antidumping di Bawah Bayang-Bayang Pasar Bebas.Sinar Grafika.Jakarta.2002.

Syahyu.,Yulianto. Hukum Anti Dumping di Indonesia, Ghalia Indonesia.Jakarta.2004.

Zartman, I William.Negotiation And Conflict Management.Routledge.London And New York.2008.

…………..Olivier Faure ,Guy.Escalation And Negotiation In Internastional Conflict,International Institute for Applied Systems. Analysis.Cambridge University Press.London.2005.




DOI: http://dx.doi.org/10.22303/pir.1.2.2017.153-175

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by4.footer##

Kantor Redaksi Jurnal Power in International Relations (PIR) . Gedung LPPM Lt2, Kampus Universitas Potensi Utama. Jl. K.L. Yos Sudarso Km 6,5 No.3-A Telp. (061) 6640525 Ext. 214 Tanjung Mulia Medan 20241

 

Qries Qries Qries

 

Creative Commons License
This work is licensed under a
Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.