Elastisitas Politik Luar Negeri Amerika Serikat Terhadap Isu Iraq, Suriah Dan Isis

Ibnu Zulian

Sari


AS sering dituding banyak pihak menjalankan Kebijakan internasional “bermuka dua” atau standar ganda sebagaimana berkaitan dengan dengan sikap AS terhadap Timur Tengah. Pragmatisme politik juga mempermasalahkan bagaimana negara dapat berfungsi, dalam arti segala konsekuensi dan tindakan selalu mengacu pada individu, kelompok, dan masyarakat secara menyeluruh. Politik Amerika Serikat berorientasi pada tujuan dan hasil yang akan diperoleh, dengan tidak memperhatikan cara mekanisme pencapaiannya.Tidak mengejutkan apabila inkonsistensi dan kontroversi dalam Kebijakan Luar Negeri AS, namun kepentingan secara pragmatis pada akhirnya memaksa AS pada kebijakan-Kebijakan yang bersifat elastis.Jenis penelitian dari penelitian ini adalah deskriptif eksplanatif, penulis membahas Elastisitas Politik Luar Negeri AS terhadap ISIS dengan kebaruan kajian tentang Inkonsistensi Kebijakan dengan menggunakan teori Pragmatisme dan melacak faktor-faktor yang mempengaruhi Kebijakan Luar Negeri AS melalui tipologi strategi politik luar negeri dari buku John. P. Lovell, yang model strategi ini dicetus oleh William D. Coplin.Inkonsistensi berkaitan dengan pragmatisme yang merupakan the way of life bangsa Amerika. Dinamika dalam invasi menjadi pengaruh besar terhadap proses kebijakan AS, serta gaya kepemimpinan yang diterapkansangat berpengaruh sekali terhadap Elastisitas Politik Luar Negeri AS itu sendiri.

Kata Kunci


Amerika Serikat; Pragmatisme; Inkonsistensi; Elastisitas Politik Luar Negeri

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


C.Plano, Jack, Olton, Roy. 1999.Kamus Hubungan Internasional Edisi Ketiga, Putra A Bardin. CV.

D. Coplin, William. 1971. Introduction to International Politics : A Theoretical Overview. Chicago: Markham Publishing Company.

Mas’oed, Mochtar. 1989. Ilmu Hubungan Internasional, Tingkat Analisis dan Teorisasi”. Yogyakarta: Pusat antar Universitas-Studi Sosial Universitas Gadjah Mada.

Masoed, Mochtar,. 1990. Ilmu Hubungan Internasional-Disilin dan Metodologi. Jakarta: LPP3Es.

Minderop, Albertine. 2006. Pragmastisme-Sikap Amerika dan Prinsip Politik Luar Negeri Amerika; Ed .1. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Najib Abdullah, Mohammad. 2004. Pragmatisme: Sebuah Tinjauan Sejarah Intelektual Amerika. Medan: Fakultas Sastra Universitas [7] Sumatera Utara Rudy, T. May. 2003. Studi Strategis, Transformasi Pasca Perang Dingin. Bandung: Rafika Aditama.

Yani, Septi. 2014. Sikap Amerika Serikat Terhadap Gerakan Islamic State Iraq and Syria .Jakarta: Univeristas Prof. DR. Mostopo.

Yakub Hal.abi. 2009. US Foreign Policy in the Middle East; from Crsisis to Change. England: Asghate.

Warsito, Tulus. 1998. Terori-Teori Politik Luar Negeri: Relavansi dan Keterbatasannya. Yogyakarta: Bigraf Publishing.

Cordesman, Anthony H.. 2014. The New “Great Game” in the Middle East: Looking Beyond the “Islamic State”.pdf.

Fathun. 2015. Materi Kuliah ke I Pengambilan keputusan dalam Hubungan Internasiona.l. Makassar: UNIFA.

Holsti K J. 1988. Politik Internasional, Kerangka Untuk Analisis. Jakarta: Erlangga. Bab 4.

Inas Pratiwi,Fadhila.Pengaruh Rusia terhadap Pembatalan Serangan Militer Amerika Serikat ke Suriah pada Tahun 2013, Hubungan Internasional, Universitas Airlangga. Jurnal Analisis Hubungan Internasional, Vol. 3, No. . 2016.

Nining Anggriani. 2015. Sikap Amerika Serikat Terhadap Geraakan ISIS Di Irak & Suriah. Makassar: Fsipol UNHAS.

Parawita, Banyu dan Yani, Muhamad. 2005. Action Theory Lumba, Adeodatus.intervensi militer Amerika Serikat dalam konflik politik di Suriah tahun 2011. 2014.

Pujayanti, Adirini. Koalisi Internasional Melawan Negara Islam Irak Suriah (Niis).2014. Vol. VI, No. 18/II/P3DI/September/2014.

Jenewa II: Perjudian Penuh Intrik di Tengah Krisis Suriah. Diakses pada 08 November 2016. Pada Jam 08.42 WIB. (http://indonesia.rbth.com/politics/2014/02/19/jenewa_ii_perjudian_penuh_intrik_di_tengah_krisis_suriah_23237.)

Jery. 2013. Perubahan Sikap Ppresiden AS terkait Serangan ke Suriah. Diakses pada 9 November 2015 | 12.12 WIB. (http://www.sinarpaginews.com/templates/sinarpaginews/favicon.ico).

IRIB Indonesia/PH. 2014. Kelemahan AS Perangi ISIS. Diakses 27 November 2015. Pada jam 14.00 WIB. (http://indonesian.irib.ir/component/jcomments/feed/com_k2/86478).

Peran Rusia dan Amerika Serikat dalam Konflik Suriah. Diakses 12 Oktober 2015 | 12.00 WIB. (http://indonesia.rbth.com/politics/2013/10/16/peran_rusia_dan_amerika_serikat_dalam_konflik_suriah_22625).

https://www.idjoel.com/perang-isis-vs-amerika-strategi-perang-obama-terhadap-daulah-islam-gagal/

UN chief opposes US arms to Syria rebels, says on site probe must confirm Chemical weapon use’, Fox News (online).Diakses pada 26 September 2016. (http://www.foxnews.com/world/2013/06/14/un-chief-opposes-us-arms-to-syria-rebels-says-on-site-probe-must-confirm/)




DOI: http://dx.doi.org/10.22303/pir.1.2.2017.119-134

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by4.footer##

Kantor Redaksi Jurnal Power in International Relations (PIR) . Gedung LPPM Lt2, Kampus Universitas Potensi Utama. Jl. K.L. Yos Sudarso Km 6,5 No.3-A Telp. (061) 6640525 Ext. 214 Tanjung Mulia Medan 20241

 

Qries Qries Qries

 

Creative Commons License
This work is licensed under a
Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.