INTERNATIONAL COURT OF JUSTICE (ICJ) PADA SENGKETA DELIMITASI MARITIM DI PANTAI AFRIKA TIMUR ANTARA SOMALIA DAN KENYA

Karlina Hulu, Stivani Ismawira Sinambela

Sari


Penulisan dalam penelitian ini dilatarbelakangi terjadinya sengketa maritim antara Somalia dengan Kenya dan masih banyak potensi yang memungkinkan timbulnya sengketa batas laut antara Somalia dengan Kenya. Kedua Negara di Afrika timur itu memperdebatkan 160.000 kilometer persegi wilayah di Samudra Hindia dengan prospek cadangan minyak dan gas yang besar. Sebuah negara pantai menurut hukum internasional, berhak mengklaim wilayah maritim yang diukur dari garis pangkalnya, meliputi zona maritim yang telah diatur dalam UNCLOS 1982. Pada 2014 Somalia mengajukan sengketa delimitasi maritim ini ke ICJ (International Court of Justice). Somalia beralasan bahwa garis ukur untuk daerah laut harusnya sesuai dengan arah garis perbatasan dua negara. Sedangkan Kenya menyatakan bahwa garis ukur perbatasan laut harusnya ditarik secara horizontal, dan tidak menyesuaikan dengan arah perbatasan darat kedua negara. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Untuk dapat melihat bagaimana peran International Court of Justice (ICJ)dalam upaya penyelesaian sengketa delimitasi maritim di kawasan Samudra Hindia.Delimitasi batas maritim antarnegara adalah penentuan batas wilayah atau kekuasaan antara satu negara dengan negara lain (tetangganya) di laut. Pada 2017 Mahkamah Internasional (ICJ) mengambil yurisdiksi untuk mengadili sengketa maritim antara Somalia dan Kenya. ICJ menyatakan bahwa setelah sidang yang dilakukan, mereka akan membutuhkan waktu sekitar 4-6 bulan lagi untuk melakukan pertimbangan dan memberikan keputusan atas sengketa ini. Mundurnya Kenya menjadi satu lagi halangan bagi proses peradilan sengketa perbatasan ini. Sebagaimana kebanyakan institusi internasional lainnya, ICJ tidak memiliki mekanisme untuk memaksa Kenya agar kembali ke prosesi ataupun menjalankan putusannya nanti. Oleh karena itu, hal ini masih menyimpan potensi permasalahan yang akan datang.

Kata Kunci


International Court Justice; Hukum Laut Internasional; Sengketa Delimitasi Maritim; Afrika Timur

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


DAFTAR PUSTAKA

- Buku

J.G Starke. Pengantar Hukum Internasional, Jakarta: Penerbit Sinar Grafika. 1992.

Kusumaadmadja, Mochtar. Hukum Laut. Bandung: Bina Cipta, 1978

Mauna, Boer. Hukum Internasional: Pengertian, Peranan dan Fungsi dalam Era Dinamika Global. Bandung. Penerbit: Alumni. 2000.

- Jurnal

Wiratmaja,Gusti, “PENYELESAIAN SENGKETA MARITIME BOUNDARY DELIMITATION DI LAUT KARIBIA DAN SAMUDERA PASIFIK ANTARA COSTA RICA DAN NICARAGUA MELALUI MAHKAMAH INTERNASIONAL” ,e-Journal Komunitas Universitas Pendidikan Ganesha , No. 1 Vol.,2, 2019,https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/jatayu/article/download/28762/16239

Ika D.P, Angelina, “ Penerapan Hukum Internasional dalam Menghadapi Perompak Somalia “,Digital Repository Universitas Jember , 2015. http://repository.unej.ac.id/handle/123456789/65514

Martinon, Mumma, “KENYA-SOMALIA MARITIME TERRITORIAL DISPUTE: WHY SOMALIA TOOK KENYA TO THE IINTERNATIONAL COURT OF JUSTICE, ADVANTAGES, LIMITATIONS AND EXISTING MODES OF PEACEFUL SETTLEMENT “,Department of Political Science and Public Administration University of Nairobi https://profiles.uonbi.ac.ke/sites/default/files/conniem/files/1._kenya_-_somalia_-territorial_disputes__-_21st__july_2019_-dr._c.a._mumma-martinon.pdf

Abdikadir, Jamal, “ Kenya Somali Dispute Over Maritime Border Line , 2019 https://www.academia.edu/39718489/KENYA_SOMALIA_DISPUTE_OVER_MARITIME_BORDER_LINE

Chan, K.-. chieh ., 2018. “The ICJ’s Judgement in Somalia v. Kenya and Its Implications for the Law of the Sea”. Utrecht Journal of International and European Law, 34(2), pp.195-204 https://utrechtjournal.org/articles/10.5334/ujiel.450/

WISMIATI, Fiesta Ayu; KUMALA DEWI, Putu Ratih; WIDYA NUGRAHA, A.A Bagus Surya., 2019,” Proses Penyelesaian Sengketa Delimitasi Maritim di Laut Barents Antara Rusia dan Norwegia”Jurnal Hubungan Internasional, Vol.1, No, 1, .https://ojs.unud.ac.id/index.php/hi/article/view/49527/29438

- Artikel

IDN Times, “ Kenya Tidak Hadir di Sidang Sengketa Maritim dengan Somalia “, https://www.idntimes.com/news/world/ifan-wijaya/kenya-tidak-hadir-di-sidang-sengketa-maritim-dengan-somalia-c1c2( di akses, 16 Maret 2021)

Tim VOI, “ Contoh Kasus Hukum Internasional Terbaru: Sengketa Maritim Kenya an Somalia,https://voi.id/berita/39337/contoh-kasus-hukum-internasional-terbaru-sengketa-maritim-kenya-dan-somalia( diakses, 18 Maret 2021)

Antara News, “ Kenya dan Somalia Sepakat untuk Pulihkan Hubungan “, https://m.antaranews.com/berita/1164387/kenya-dan-somalia-sepakat-untuk-pulihkan-hubungan( diakses, 15 November 2019)

DW, “ Stability at Risk as Somalia and Kenya spat Over Sea Border “,https://www.dw.com/en/kenya-somalia-border-dispute-threatens-stability/a-56879109 (diakses, 15,03,2021)

ISPI,” The Current Crisis in Kenya-Somalia Relations “, https://www.ispionline.it/en/pubblicazione/current-crisis-kenya-somalia-relations-30360( diakses, 12 May 2021 )

AA, “ Kenya, Somalia stick to Theior Guns as Tensions Soar “, https://www.aa.com.tr/en/africa/kenya-somalia-stick-to-their-guns-as-tensions-soar/2125535 ( diakses, 28, 01 2021 )

Aljazeera,” Somalia-Kenya Maritime Boundary Dispute Explained “, https://www.aljazeera.com/amp/news/2021/3/14/somalia-kenya-maritime-dispute-explained ( diakses, 14 Maret 2021

Indian Express, “ Explained: The Indian Ocean Border Dispute Between Kenya-Somalia “,https://indianexpress.com/article/explained/explained-indian-ocean-border-dispute-between-kenya-and-somalia-7229569/ ( diakses, 16 Maret 2021 )

BBC News, “ Kenya Withdraws from ICJ case over Somalia Sea Border at Last Minute “, https://www.bbc.com/news/world-africa-56391643 ( diakses, 14 Maret 2021)

Africa Arguments, “ Kenya and Somalia’s Maritime Dispute: One Winner, Two Losers”, https://africanarguments.org/2019/10/kenya-somalia-maritime-dispute-one-winner-two-losers/ ( diakses, 30 oktober 2019 )

Ocean Law ,” Putusan ICJ di Somalia-Kenya dan Implikasinya terhadap Hukum Laut “,https://www.oceanlaw.org/putusan-icj-di-somalia-v-kenya-dan-implikasinya-terhadap-hukum-laut/ ( diakses, 17 June 2021 )

Kontekstual, “ Anggap ICJ bias, Kenya Absen Sidang Sengketa Perbatasan Laut dengan Somalia “,https://kontekstual.com/anggap-icj-bias-kenya-absen-sidang-sengketa-perbatasan-laut-dengan-somalia/ ( diakses, 2021 )




DOI: http://dx.doi.org/10.22303/pir.6.1.2021.47-61

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by4.footer##

Kantor Redaksi Jurnal Power in International Relations (PIR) . Gedung LPPM Lt2, Kampus Universitas Potensi Utama. Jl. K.L. Yos Sudarso Km 6,5 No.3-A Telp. (061) 6640525 Ext. 214 Tanjung Mulia Medan 20241

 

Qries Qries Qries

 

Creative Commons License
This work is licensed under a
Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.