UPAYA HUKUM PENGHINAAN (BODY SHAMING) DIKALANGAN MEDIA SOSIAL MENURUT HUKUM PIDANA DAN UU ITE

Anggraini Anggraini

Sari


Body shaming yaitu perbuatan mengkritik ataupun perbuatan mencela, baik itu dari segi fisik atau dari segi perkataan langsung maupun tidak langsung yang menimbulkan dampak negatif bagi si korban terkait dengan body shaming. Seiring perkembangan jaman body shaming banyak dibicarakan oleh orang dengan timbulnya beberapa kasus dalam penghinaan dan ejekan di kalangan media sosial. Maka dari itu kita sebagai penggguna media sosial harus berhati-hati ketika mengomentari di kolom komentar media sosil karena menghina di media sosial bisa diketahui banyak orang, apalagi yang bersangkutan merasa terhina dan dia bisa melaporkan atas hinaan tersebut. Akan tetapi, mengingat aturan hukum mengenai body shaming masih ketidak jelasan dalam pengaturannya yang tidak menyebutkan secara langsung tentang body shaming, maka perlu pengkajian khusus tentang body shaming agar tidak menimbulkan multitafsir dalam menggunakannya. Permasalahan hukum dalam penelitian ini adalah pengaturan tindak pidana dalam penhinaan (body shaming) dilihat dari KUHP dan peraturan perundang-undangan diluar KUHP. Metode yang digunakan yakni metode yuridis normatif. Berdasarkan hasil yang diteliti, dijelaskan dalam pasal 315 KUHP, sudah jelas bahwa ciri-ciri body shaming memenuhi unsur obyektif dan subyektif, sehingga body shaming dapat dikatakan bahwa tindak pidana penghinaan ringan terhadap citra tubuh. Pengaturan yang diluar KUHP dapat menggunakan pasal 27 ayat (3) UU Nomor 19  Tahun 2016 tentang ITE apabila dilakukan dimedia sosial.


Kata Kunci


Penghinaan (body shaming); media sosial; hukum indonesia

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Hamzah, Andi, 2015, Delik-delik Tertentu di dalam KUHP, Sinar Grafika, Jakarta.

Marzuki, Peter Mahmud, 2015, Penelitian Hukum, Prenamedia Group, Jakarta.

O.S, Eddy Hiariej, 2016, Prinsip-prinsip Hukum Pidana, Cahya Atma Pustaka, Yogyakarta.

Barda Nawawi Arief. 2007. Tindak Pidana Mayantara: Perkembangan Kajian Cyber Crime di Indonesia, Jakarta, PT. Rajagrafindo Persada.

Maskun. 2013. Kejahatan Siber.Jakarta, Kencana

Muladidkk. 2010. Teori-Teori dan Kebijakan Pidan.Bandung.PT.Alumni

Budi Suhariyatno, 2012, Tindak Pidana Teknologi Informasi (Cybercrime), Raja Grafindo Persada, Jakarta, h.5

B. UNDANG-UNDANG

Undang- undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang ITE

Kitab UU Hukum Pidana

UU No 11 Tahun 2008 tentang ITE Lembaran Negara RI Tahun 2008 Nomor 58

Kitan UU Hukum Perdata

C. JURNAL ILMIAH

Arifah, Dista Amalia, 2011, “Kasus Cyber Crime Di Indonesia”, Jurnal Bisnis dan Ekonomi (JBE), Vol. 18, No. 2, September 2011

Chairani, Lisya, 2018, “Body Shame Dan Gangguan Makan Kajian Meta-Analisis”, Jurnal Ilmiah Buletinpsikologi, Vol.26, No. 1, Yogyakarta 2017.

Natalia, Siska Windu, 2013, “Pengaturan Tindak Pidana Cyberstalking dalam UU No. 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE)”, Kertha Wicara, Vol.1, No. 02, Februari 2013.

Ma, Xin, 2011, “Bullying and Being Bullied To Extent Are Bullies Also Victims?”, Sage Publication, Vol.387, Issue 10038, P2594, London 2001.

D. INTERNET

https://ojs.unud.ac.id/index.php/kerthawicara/article/view/48230 (diakses 29 November 2019)

https://repository.usd.ac.id/30840/2/119114172_full.pdf (diakses 29 November 2019)

https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/interaksi-online/article/view/24148 (diakses 29 November 2019)




DOI: http://dx.doi.org/10.22303/lex%20justitia.1.2

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by4.footer##

Kantor Redaksi Jurnal Lex Justitia

Gedung LPPM Lt2, Kampus Universitas Potensi Utama. Jl. K.L. Yos Sudarso Km 6,5 No.3-A Telp. (061) 6640525 Ext. 214 Tanjung Mulia Medan 20241