TRANSAKSI JUAL BELI ONLINE DALAM PRESPEKTIF HUKUM ISLAM

Muhammad Ihsan

Sari


Jual Beli secara bahasa diartikan saling menukar, sementara secara termonologi jual beli adalah suatu transaksi yang dilakukan oleh dua belah pihak antara si penjual dengan pihak si pembeli terhadap sesuatu benda dengan harga yang ditentukan dan disepakati. Atau pertukaran harta atas dasar saling ikhlas atau bisa juga perpindahan kepemilikan dengan ganti yang dapat dibenarkan. Kata Online tersusun dari dua suku kata, iyaitu On (dalam bahasa Inggris) yang artinya hidup, sedang berlangsung atau di dalam, semenatar kata  Line (dalam bahasa inggris) yang artinya garis, lintasan, batasan, saluran atau jaringan. Secara bahasa online itu sediri dapat diartikan “di dalam jaringan” atau didalam koneksi. On line adalah situasi sambunng dengan jaringan internet. Dalam keadaan on line, semua dapat mengerjakan aktifitas dengan aktif sehingga dapat melakukan komunikasi, baik komunikasi satu arah contohnya membaca berita atau artikel pada suatu wibsite ataupun komunikasi yang dilakukan dengan dua arah contohnya chatting, whatsApp dan saling berkirim email. Dimasa pandemi covid 19 saat ini jual beli secara on line menjadi salah satu alternatif untuk melakukan jual beli yang harus tetap dilakukan. Maka dari itu penulis kembali tertarik untuk mengkaji sebab hukum transaksi jual beli menurut hukum Islam. Adapun rumusan masalah sebagai berikut  Bagaimana Jual beli menurut Hukum Islam ?, Bagaimana Jual Beli on line menurut Hukum Islam ? sementara tujuan penelitian ini adalah. Untuk mengetahui jual beli munurut Hukum Islam, Untuk mengetahui hukum jual beli online menurut Hukum Islam. Kesimpulan yang bisa di dapat adalah Pertema, Jual beli adalah kegiatan yang hampir dilakukan oleh setiab individu.  jual beli adalah suatu transaksi yang dilakukan oleh dua belah pihak antara si penjual dengan pihak si pembeli terhadap sesuatu benda dengan harga yang ditentukan dan disepakati. Atau pertukaran harta atas dasar saling ikhlas dan bisa juga perpindahan kepemilikan dengan ganti yang dapat dibenarkan. Jual beli dalam hukum Islam, memiliki hukum dasar iyaitu diperbolehkan atau di halalkan selama tidak terdapat hal-hal yang di larang oleh ajaran Islam, hal ini sejalan dengan ayat Al Quran Surah Al Baqarah ayat 275 “ Allah menghalalkan jual beli namun mengharamkan riba” dari ayat Al Quran ini tergambar jelas bahwa ajaran Islam tidak melarang transaksi jual beli tersebut. Kedua, Dilihat dari ilmu fiqih, aktifitas ekonomi atau muamalah dalam hal ini iyaitu jual beli tidak. Jual beli tidak terdapat pada bab Ibadah mudhah, akan tetapi jual beli berada di bab mu’amalah. Oleh sebab itu kaidah fiqih  yang menyebutkan bahwa “Al-ashl fi mu’amalah al -ibahah, illa idza ma dalla al-dalil ala khilafihi”, artinya suatu perbuatan mu’amalah pada dasarnya diperbole (halal) untuk dilakukan, kecuali jika ada larangan dari sumber agama (Al Quran dan Sunnah). Oleh karena itu, kita tidak dibenarkan melarang sesuatu yang dibolehkahkan oleh Allah SWT, dimana  kita tidak diboleh untuk membolehkan (menghalalkan) sesuatu yang telah jelas dilarang oleh Allah SWT. Begitu pula jual beli secara on line selama masih memenuhi rukun dan syarat jual beli dan tidak ada hal-hal yang mengharamkannya maka jual beli on line tersebut di pernolehkan atau di halalkan.

Kata Kunci


Jual Beli; On Line; Hukum Islam

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Al Qur’an

Peraturan Undang-Undang

Kitab Undang-Undang Perdata

Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik

Buku

Adiwarman Karim, 2007, Ekonomi Mikro Islam, Jakarta: PT.Raja Grafindo Persada.

M.Ali Hasan.2004. Berbagai Macam Transaksi Dalam Islam, Jakarta : PT.Raja Grafindo.

Al-Muslih, Abdullah,Shalah ash-Shawi,2004. “Fiqih Ekonomi Keuangan Islam, Jakarta : Dar Al-Muslim.

Amir Syarifuddin, 2003 Garis-Garis Besar Fiqh, Jakarta: Kencana

Djazuli, 2006, Kaidah-kaidah Hukum Islam Dalam Menyelesaika Masalah-Masalah Yang Praktis, Jakarta: Kencana.

Hendi Suhendi, 2002, Fiqh Muamalah, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2002

M. Ali Hasan, 2004, Berbagai Macam Transaksi Dalam Islam, Jakarta : PT. Raja Grafindo.

Mahmud Yunus Daulay, Nadlrah Naimi, 2012, Studi Islam, Medan: Ratu Jaya.

Rozalinda, 2005, Fiqh Muamalah Dan Aplikasinya Pada Perbankan Syariah, Padang : Hayfa Press, 2005.

Sayyid Sabid, 1993 Fiqh Sunnah, terjemahan fiqih sunnah,penerjemah. Kamaluddin A. Marzuki, Bandung : PT Al Ma’arif.

Suhrawardi K. Lubis, 2000, Hukum Ekonomi Islam, Jakarta: Sinar Grafida.

Kutipan Jurnal

M.Nur Rianto Al Arif, 2013, ”Penjualan On-line Berbasis Media Social Dalam Perspektif Ekonomi Islam”, Ijtihad, Jurnal Wacana Hukum Islam dan Kemanusiaan,Volume 23, No.1.

Sumber On Line

http://langkahsupian.blogspot.com/2012/05/prinsip-asas-dan-kaidah-fiqih muamalah. html, diunduh pada hari rabu, tanggal 03-02-2021, pukul: 12:30 Wib

https://media.neliti.com/media/publications/282173-jual-beli-on-line-berbasis-media-sosial-afd60d7c.pdf, diunduh tanggal 02-02-2021, hari Selasa, pukul 21:00 WIB.

http://repository.unpas.ac.id/35488/6/BAB%202.pdf, diunduh pada hari selasa, tanggal 02-02-2021, pukul: 22:30 Wib




DOI: http://dx.doi.org/10.22303/lex%20justitia.3.1

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by4.footer##

Kantor Redaksi Jurnal Lex Justitia

Gedung LPPM Lt2, Kampus Universitas Potensi Utama. Jl. K.L. Yos Sudarso Km 6,5 No.3-A Telp. (061) 6640525 Ext. 214 Tanjung Mulia Medan 20241