HUBUNGAN ANTARA PERILAKU MEROKOK DENGAN KEPERCAYAAN DIRI PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 22 MEDAN

Rismawati Munthe

Sari


Masa  remaja merupakan masa peralihan dimana masa  anak-anak beranjak  menuju  masa dewasa yang  mana pada masa itu anak sudah dapat berintegrasi dengan orang dewasa dan mempunyai tingkatan yang sama dengan orang dewasa sekurang-kurangnya dalam hak. Monks (2004) sendiri memberikan batasan  usia masa remaja adalah  masa diantara 12-21 tahun dengan perincian 12-15 tahun masa remaja awal, 15-18 tahun  masa remaja pertengahan, dan 18-21 tahun masa remaja akhir. Merokok merupakan istilah yang digunakan untuk aktivitas menghisap rokok atau tembakau dalam berbagai cara. Merokok itu sendiri ditujukan untuk perbuatan menyalakan api pada rokok sigaret atau cerutu, atau tembakau dalam pipa rokok yang kemudian dihisap untuk mendapatkan efek dari zat yang ada dalam rokok tersebut (Basyir, 2005). Kebiasaan merokok sudah meluas dihampir semua kelompok masyarakat di Indonesia dan cenderung meningkat dikalangan remaja. Pada umumnya alasan mereka merokok ingin mencoba sesuatu yang baru, ikut-ikutan agar bisa diterima oleh teman-temannya, supaya kelihatan dewasa, atau karena dilarang, akhirnya menjadi penasaran padahal kebiasaan merokok bukan hanya dapat merugikan diri sendiri, tetapi juga bagi orang-orang disekitarnya (Johnson, 2005). Dengan perilaku merokok yang awal mulanya hanya sekedar mencoba-coba sebagai lambang kebersamaan dalam pergaulan untuk menunjukkan tingkat kepercayaan diri remaja yang menjadi tren dalam pergaulan remaja.


Kata Kunci


Kepercayaan Diri; Perilaku Merokok; Remaja

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Azwar, S. (1992). Reliabilitas dan Validitas .Yogyakarta: Penerbit Sigma Alpha

Yoel, C., 2006 : Hubungan Konsep Diri Dengan Motifasi Berprestasi Pada Remaja. (Tidak diterbitkan) : Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara.

Mudjiran. 2009. Perilaku Merokok (Online) : http :// katakanadengankata.wordpress. com/2009/02/04/perilaku merokok.

Dariyo, A, 2003. Psikologi Perkembangan Dewasa Muda Jakarta : PT. Gramedia widia sarana Indonesia.

Hulock, E.B., 1999. Psikologi Perkembangan Suatu Pendekatan Sepanjang Rentan Kehidupan. (Edisi kelima) Jakarta : Erlangga

Gea, A.A, 2003. Relasi Dengan Diri Sendiri. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada.

Hairunnisah. 2004 : Hubungan Interaksi Teman Sebaya Dengan Sikap Perilaku Merokok Pada Remaja SMA Kartini Utama Seirampah. Skripsi : (Tidak diterbitkan) : Fakultas Psikologi Universitas Medan Area.

Hakim , A, 2005. Kepercayaan Diri Pada Remaja. Jakarta: Eleks Media Komputindo.

Hartono,B, 1994. Melatih Anak Percaya Diri. Jakarta : BPK Gunung Mulia.

Hurlock, 1993. Psikologi Perkembangan. Jakarta : Erlangga.

Indonesia Tobacco Control http://bebasrokok.wordpress.com/2008/11/14/7-jenis-motivasi-merokok/.

Jaanett shalov, M.S, dkk, 2004, You Can Say No To Your Teenager, Pinkbook.

Johnson, J, 2005. Kawasan Tanpa Rokok (online). Available : http://promosi kesehatan.com/artikel.php?nid :81

Lees dan Plant, 2002. Kepercayaan Diri : penilaian dan cara menumbuhkannya. (terjemahan). Jakarta : PT. Grasindo.

Mongoenprasodjo, A.S & Hidayati, S.N, 2005. Hidup Sehat Tanpa Rokok. Yogyakarta: Pradipta Publishing.

Nasution, S. (2003). Metode Reserch (penelitian Alamiah). Jakarta. Bumi Aksara. 2003.

PERSI, 2006. Ada Apa Dengan Rokok (Online) http://www.pdpersi.co.id/?show=detailnews &kode =957&tbl=artikel.

Wawolumaya, 1996. Perilaku Merokok Dan Bahaya Kesehatan. Jakarta : PT. Gramedia Widiasarana Indonesia.




DOI: http://dx.doi.org/10.22303/kognisi.3.1.2018.93-104

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Kantor Redaksi Jurnal Psikologi Kognisi. Gedung LPPM Lt2, Kampus Universitas Potensi Utama. Jl. K.L. Yos Sudarso Km 6,5 No.3-A Telp. (061) 6640525 Ext. 214 Tanjung Mulia Medan 20241

 

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.