Analisa Pengukuran Kinerja Dengan Menggunakan Metode Balanced Scorecard Pada PT. Sarana Agro Nusantara

Marwan Marwan, Bayu Syahputra

Sari


Pada umumnya perusahaan-perusahaan masih menggunakan laporan keuangan sebagai satu-satunya tolak ukur kinerja perusahaan. Namun dengan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, pengukuran kinerja hanya dengan perspektif keuangan mempunyai banyak kelemahan. Sudah waktunya pengukuran kinerja menggunakan beberapa perspektif yang terintegrasi, yaitu perspektif keuangan, pelanggan, bisnis internal, serta pertumbuhan dan pembelajaran yang di sebut Metode Balanced Score Card (BSC). Penerapan Balanced Scorecard dapat dilakukan pada semua perusahaan di bidang apapun, baik itu perusahaan jasa, perusahaan manufaktur dan bidang lainnya. PT. Sarana Agro Nusantara merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang melakukan pengukuran kinerjanya secara tradisional. PT. Sarana Agro Nusantara memerlukan pengukuran kinerja Balanced Scorecard untuk mengetahui peningkatan dan perkembangan perusahaan dalam mengelola kinerja perusahaan. Hasil perbandingan pengukuran kinerja tradisional dengan Balanced Scorecard yang dibahas menunjukkan bahwa pengukuran kinerja menggunakan Balanced Scorecard lebih komprehensif karena menggunakan 4 perspektif, yaitu : perspektif keuangan, pelanggan, bisnis internal serta pertumbuhan dan pembelajaran. Sedangkan pengukuran secara tradisional hanya dapat melihat kinerja perusahaan berdasarkan perspektif keuangan saja.

Kata Kunci


Balanced Scorecard (BSC); Kinerja Perusahaan; Pengukuran Kinerja;

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Galib, M., & Hidayat, M. (2018). Analisis Kinerja Perusahaan Dengan Menggunakan Pendekatan Balanced Scorecard Pada PT. Bosowa Propertindo. Journal Of Management & Business, 2(1), 92–112.

Nurmagfira, D., Basri, M., & Mursalim. (2019). Analisis Pengukuran Kinerja Perusahaan Dengan Pendekatan Balance Scorecard. Jurnal Ilmu Ekonomi, 2(4).

Riyana H, D. (2017). Pengukuran Kinerja Perusahaan PT Indofood Dengan Menggunakan Balanced Scorecard. Jurnal Sekuritas, 1(2), 42–53.

Susanto. (2011). Analisis Pengukuran Kinerja Secara Konvensional Versus Balanced Scorecard. Riset Manajemen & Akuntansi, 2(3), 37–55.

Widyastuti, I. T., Umar, A., & Bawono, A. (2017). Analisis Kinerja Perusahaan Dengan Metode Balanced Scorecard (Studi Kasus PT Xyz Bergerak Di Bidang Telekomunikasi). Jurnal Administrasi Dan Kesekretarisan Volume 3-Nomor 1 September 2017 ISSN 2598-2451, 3(September 2017), 124–137.




DOI: http://dx.doi.org/10.22303/iesm%20journal.3.1.2022.31-45

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by4.footer##

Kantor Redaksi IESM Journal

Gedung LPPM Lt2, Kampus Universitas Potensi Utama. Jl. K.L. Yos Sudarso Km 6,5 No.3-A Telp. (061) 6640525 Ext. 214 Tanjung Mulia Medan 20241