Pengukuran Efektivitas Mesin Bubut Dengan Metode Overall Equipment Efectiveness (OEE)

Yuli Setiawannie, Nita Marikena

Sari


Salah satu faktor penunjang keberhasilan suatu industri ditentukan oleh kelancaran proses produksi. Sehingga apabila proses produksi lancar, maka akan menghasilkan produk yang berkualitas, waktu penyelesaian pembuatan produk yang tepat, dan ongkos produksi yang murah. Proses tersebut tergantung kondisi siap pakai dari sumber daya yang dimiliki seperti manusia, mesin ataupun sarana penunjang lainnya. Penelitian ini dilakukan di perusahaan yang memproduksi barang industri yang terbuat dari logam. Suatu proses berhenti disebabkan oleh adanya masalah dalam fasilitas produksi, misalnya kerusakan-kerusakan mesin yang tidak terdeteksi selama proses produksi. Permasalahan yang terjadi pada perusahaan ini yaitu downtime mesin bubut yang mengakibatkan produksi menjadi lama saat mesin dalam perbaikan sehingga tidak dapat memenuhi permintaan konsumen tepat waktu.Hal tersebut dapat merugikan perusahaan karena biaya-biaya yang akan dikeluarkan untuk mengatasi kerusakan tersebut. Tujuan penelitian ini dilakukan adalah untuk menentukan efektivitas mesin bubut dengan metode Overall Equipment Efectiveness (OEE). Tahap-tahap penelitian diawali dengan pengumpulan data-data tentang waktu operasi, loading time, dan downtime dari mesin bubut selama periode Juli – September 2021. Selanjutnya data tersebut diolah untuk memperoleh nilai avaliability, performace efficiency, dan rate of quality product yang sangat berpengaruh menentukan nilai OEE mesin. Berdasarkan pengolahan data tersebut, maka hasil penelitian ini adalah efektivitas mesin bubut selama periode Juli-September 2021 masih kurang baik karena memiliki nilai performance efficiency ratio 50,49% dan quality of ratio sebesar 95,60% yang berada di bawah standar internasional. Kinerja mesin bubut untuk periode Juli-September masih belum optimal karena nilai rata-rata OEE sebesar 45,56% tidak memenuhi standar internasioanl yang telah ditetapkan yaitu 85%.

Kata Kunci


downtime; mesin bubut; overall equipment efectiveness; total productivity maintenance;

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


S. Gholizadeh, "Evaluation Of Overall Equipment Effectiveness In Developing Country In Crankshaft Manufacturing," Johannesburg, 2019.

Raut, S.; Raut, N., "Implementation of TPM to Enhance OEE in A Medium Scale Industry," International Research Journal of Engineering and Technology (IRJET), vol. 04, no. 05, pp. 1035-1041, 2017.

Setiawan, I.; Hernadewita, "Integration of Total Productive Maintenance and Industry 4.0 to increase the productivity of NC Bore machines in the Musical Instrument Industry," in The 11th Annual International Conference on Industrial Engineering and Operations Management, Singapura, 2021.

Pangestu, W.; Tjahyono, S.; Wardani, W.S., "Analisa dan Peningkatan Overall Equipment Effectiveness Pada Line Axle Shaft Di PT.X," in Seminar Nasional Teknik Mesin Politeknik Negeri Jakarta, Jakarta, 2019.

Kurniawan, D.; , Trismawati; Prihatiningsih, T., "Perbaikan Perawatan Mesin Rotary Lathe dengan Metode Reliability Centered Maintenance (RCM) Menggunakan Pendekatan Overall Equipment Effectiveness (OEE)," SENOPATI, vol. 2, no. 2, pp. 82-91, April 2021.

Anjani, D.; Alhilman, J.; Pamoso, A., "Pengukuran Nilai Efektivitas Mesin MILLAC-5H Dengan Menggunakan Overall Equipment Effectiveness (OEE) Pada PT. XYZ," in e-Proceeding of Engineering, 2020.

Sukanta; Burhan, N.; , Setiawan; Sari, D.A., "Analysis of Overall Equipment Effectiveness in Fanuc Line 1 Machines by Minimizing six big losses," in The 2nd International Conference on Sustainable Engineering Practices (IConSEP) , 2019.




DOI: http://dx.doi.org/10.22303/iesm%20journal.3.1.2022.21-30

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by4.footer##

Kantor Redaksi IESM Journal

Gedung LPPM Lt2, Kampus Universitas Potensi Utama. Jl. K.L. Yos Sudarso Km 6,5 No.3-A Telp. (061) 6640525 Ext. 214 Tanjung Mulia Medan 20241