Pengaruh Kebijakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Terhadap Kinerja Karyawan Pada Proyek Rumah Sakit Panyambungan

Fardiansyah Fardiansyah, Andri Herlambang

Sari


Pada pembangunan proyek rumah sakit penyambungan, PT. Betesda Mandiri telah menerapakan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan baik. Dengan menerapakan kebijakan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pihak manajemen PT. Betesda Mandiri mengharapkan akan terjadinya peningkatan produktifitas kerja karyawan. Peningkatan produktifitas kerja karyawan dapat mendukung keberhasilan proyek konstruksi yang sedang dikerjakan perusahaan. Dari hasil pengamatan penulis, selama melaksanakan Praktek Kerja Lapangan yang berlangsung di PT. Betesda Mandiri khususnya di bagian lapangan yang merupakan Keterlibatan Pekerja. Permasalahan yang timbul dapat dikarenakan kurangnya informasi dan pengetahuan tentang standar keamanan dan kenyamanan kondisi kerja bagi pekerja. Ancaman bahaya fisik maupun tingkah laku terhadap pekerjaan tergolong besar dalam setiap proyek konstruksi. Tujuan dari dibuatnya program K3 adalah untuk mengurangi biaya perusahaan apabila timbul kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Perusahaan yang baik adalah perusahaan yang benar-benar menjaga keselamatan dan kesehatan karyawannya dengan membuat pengaruhan kebijakan (aturan) tentang keselamatan dan kesehatan kerja yang dilaksanakan oleh seluruh karyawan dan pimpinan perusahaan. Perlindungan tenaga kerja dari bahaya dan penyakit akibat kerja atau akibat dari lingkungan kerja sangat dibutuhkan oleh karyawan agar karyawan merasa aman dan nyaman dalam menyelesaikan pekerjaannya. Tenaga kerja yang sehat akan bekerja produktif sehingga diharapkan dengan produktifitas kerja karyawan yang meningkat dapat mendukung keberhasilan bisnis perusahaan dalam membangun dan membesarkan usahanya.

Kata Kunci


Tenaga Kerja; K3; Produktivitas;

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Ariany Frederika dan Yudha Astana. 2010. Jurnal Teknik Sipil. Analisis Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada Proyek Konstruksi (Studi Kasus pada Proyek Konstruksi di Kabupaten Badung). Sanur: Universitas Udayana.

Yanka P. Prodanova1, Todor G. Kundurzhiev,(2018).”Health Safety,at Work Predictors Of Quality of Working Life; Empirical Studies Among Workers in Medical Establihments” Eastern Academic Journal, ISSN: 2367–738 Issue 4, pp. 207-214, December, 2018

Arikunto S. 1998. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Cetakan ke11. Jakarta: PT Rineka.

Ervianto. 2005. Manajemen Proyek Konstruksi (Edisi Revisi). Yogyakarta: Andi. Harrington J.M dan Gill F.S, 2003. Buku Saku Keselamatan Kerja. Jakarta: EGC. Abrar. 2009. Manajemen Proyek. Yogyakarta: Iman Soeharto. 1997.

Menurut peraturan Menteri No. 04 Tahun 1993 tentang Jaminan Kecelakaan Kerja.OHSAS 18001: 2007. Occupational Health and Safety Management System – Requirements.

Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. PER-01/MEN/1980 Tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Konstruksi Bangunan.

Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No.Per.01/Men/1980 Peraturan Menteri Tenaga Kerja No: Per.05/Men/1996 mengenai sistem manajemen K3.

Surat keputusan menteri tenaga kerja dan menteri pekerjaan umum. no. kep.174/men/1986 dan no. 104/kpts/1986 pasal 2.

Tarwaka. 2008. Kesehatan dan Keselamtan Kerja Manajemen dan Implementasi K3 di Tempat Kerja dan Produktivitas. Surakarta: HARAPAN PRESS.

Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 Tentang Keselamatan Kerja Usman dan Akbar. 2000. Pengantar Statistik. Bumi Aksara: Jakarta

UU RI No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja, Undang-undang No. 3 Tahun 1992 Tentang Jaminan Sosial Tenaga Kerja (JAMSOSTEK).

Dwi Handoko, Sony Sunaryo, Indung Soedarso.(2014), Analisa Pengaruh Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)pada Pekerja Bangunan Gedung Penataan Ruang Kementrian Pekerjaan Umum, Jurnal Konstruksia | Volume 5 Nomer 2.

Elphiana E.G, Yuliansyah M. Diah, & M. Kosasih Zen.(2017), Pengaruh Keselamatan dan Kesehatan Kerja Terhadap Kinerja Kaaryawan PT. Pertamina EP Asset 2 Prabumulih,Jurnal Ilmiah Manajemen Bisnis Dan Terapan Tahun XIV No 2, Oktober 2017 | 103

Prihatiningsih., dan Sugiyanto. (2010).Pengaruh Iklim Keselamatan dan Pengalaman Personal terhadap Kepatuhan pada Peraturan Keselamatan Pekerja konstruksi. Jurnal Psikologi, Vol. 37, No. 1, hal.82-93.

A.A. Prabu, Mangkunegara.(2013). Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan, Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Sunyoto, D. 2012. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: PT Buku Seru.

Grace Katunge Jonathan English and Literature Teacher, Mbooni Girls High School (2016),” Maintaining Health and Safety at Workplace: Employee and Employer’s Role in Ensuring a Safe Working Environment”. Journal of Education and Practice www.iiste.org ISSN 2222-1735 (Paper) ISSN 2222-288X (Online) Vol.7, No.29, 2016.




DOI: http://dx.doi.org/10.22303/iesm%20journal.3.1.2022.01-10

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by4.footer##

Kantor Redaksi IESM Journal

Gedung LPPM Lt2, Kampus Universitas Potensi Utama. Jl. K.L. Yos Sudarso Km 6,5 No.3-A Telp. (061) 6640525 Ext. 214 Tanjung Mulia Medan 20241