Pengendalian Kualitas Produk Besi Baja Dengan Metode Six Sigma DMAIC dan Kaizen di PT. Growth Sumatra Industry

Irfan Irfan, Yuli Setiawannie

Sari


Adanya persaingan industri antar produk yang semakin ketat ini menuntut setiap perusahaan memberikan yang terbaik bagi konsumennya. Saat ini kualitas produk besi baja PT.Growth Sumatra Industry belum maksimal, hal ini ditunjukkan oleh banyaknya jumlah produk defect yang cukup besar. Penelitian ini difokuskan pada jenis produk besi beton polos dengan jumlah defect terbesar dibandingkan dengan produk lainnya yaitu sebesar 3,54%. Produk-produk besi beton polos dengan spesifikasi di luar standard kualitas yang ditetapkan oleh PT.Growth Sumatra Industry dan dikategorikan jenis kecacatannya yaitu : ukuran tidak sesuai, besi retak, sisa potongan.Dengan adanya masalah tersebut, maka dilakukan penelitian dengan menggunakan metode Six Sigma DMAIC dan Kaizen.Tujuan untuk mengetahui jumlah keadaan produk cacat dan nilai Sigma, untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang paling berpengaruh pada kecacatan produksi besi baja, menganalisa tindakan perbaikan yang tepat untuk mengurangi produk cacat (defect) dengan metode Six Sigma DMAIC dan Kaizen di PT. Growth Sumatra Industry. Tahap-tahap penelitian ini terdiri dari data primer diperoleh dengan melakukan pengamatan langsung kepada proses produksi dilapangan. Data mengenai produk cacat dan sekunder langsung dari arsip perusahaan. Berdasarkan hasil perhitungan penglolahan data dan analisa maka diproleh total kecacatan yang terjadi pada produk besi baja yaitu ukuran tidak sesuai (2880), besi retak (2855), sisa potongan (2052). Nilai DPMO dengan nilai 158.625 dengan level 2 yang menunjukan rata - rata tingkat industri indonesia. Faktor-faktor yang menyebabkan kecacatan produk adalah manusia, mesin, peroses kerja, dan material, usulan tindakan perbaikan yang dilakukan pada kualitas produk besi beton polos dengan melakukan perbaikan terhadap semua sumber produk cacat,.Usulan perbaikan mempengaruhi hasil tersebut adalah tidak ada penumpukan barang, mengatur ulang tata letak peralatan kerja yang teratur, memberi arah petunjuk untuk daerah yang berbahaya. Setelah dilakukan perbaikandilakukan tahapan terakhir yaitu kontrol yang berfungsi untuk perubahan angka pada penelitian dalam usulan dilaksanakan sesuai dengan SNI. Perubahan angka pada penelitian ini menunjukkan tahapan Six Sigma DMAIC dan Metode Kaizen mampu memberikan usulan yang lebih baik dalam perbaikan kualitas besi baja.

Kata Kunci


Kualitas, Pengendalian Kualitas, Six Sigma, Dmaic, Kaizen

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Gasperz, Vincent, 2005, Metode Analisis Untuk Peningkatan Kualiatas, Gramedia Pustaka Utama.

Saludin, 2016, Desain Untuk Six Sigma Cara Efektif Membangun Kinerja Produk Dan Proses, Mitra Wacana Media, Jakarta.

Imai, Masaaki, 2008, Kaizen (Kunci Sukses Jepang Dalam Persaingan), PPM, Jakarta.

Caesaron, D., & Tandianto, T. (2015). Penerapan Metode Six Sigma Dengan Pendekatan DMAIC Pada Proses Handling Painted Body BMW X3 (Studi Kasus: PT. Tjahja Sakti Motor). Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri, 9(3), 182846.

Sirine, H., & Kurniawati, E. P. (2017). Pengendalian Kualitas Menggunakan Metode Six Sigma (Studi Kasus pada PT Diras Concept Sukoharjo). Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship, 2(03), 254-290.

Ahmad, F. (2019). Six Sigma DMAIC sebagai Metode Pengendalian Kualitas Produk Kursi Pada UKM. JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri, 6(1), 11-17.

Heriyanto, M. A. P. (2020). Perbaikan Kualitas Produk Dengan Metode SIX SIGMA DMAIC Di Perusahaan Keramik. JENIUS: Jurnal Terapan Teknik Industri, 1(1), 47-57.

Izzah, N., & Rozi, M. F. (2019). Analisis Pengendalian Kualitas dengan Metode Six Sigma-Dmaic dalam Upaya Mengurangi Kecacatan Produk Rebana pada UKM Alfiya Rebana Gresik. Jurnal Ilmiah Soulmath: Jurnal Edukasi Pendidikan Matematika, 7(1), 13-26.

Arif, M. S., Putri, C. F., & Tjahjono, N. (2018). Peningkatan Grade Kain Sarung dengan Mengurangi Cacat Menggunakan Metode Kaizen dan Siklus PDCA pada PT. X. Widya Teknika, 26(2).

Arif, M. S., Putri, C. F., & Tjahjono, N. (2018). Peningkatan Grade Kain Sarung dengan Mengurangi Cacat Menggunakan Metode Kaizen dan Siklus PDCA pada PT. X. Widya Teknika, 26(2)

Sari, I. P. (2019). Penerapan Total Quality Management Pada Perencanaan Kaizen Kualitas Plating Di PT Surteckariya Indonesia Dengan Metode Fishbone Berbasis Android. Jurnal Informatika SIMANTIK, 4(1), 14-20.




DOI: http://dx.doi.org/10.22303/iesm%20journal.2.1.2021.54-66

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by4.footer##

Kantor Redaksi IESM Journal

Gedung LPPM Lt2, Kampus Universitas Potensi Utama. Jl. K.L. Yos Sudarso Km 6,5 No.3-A Telp. (061) 6640525 Ext. 214 Tanjung Mulia Medan 20241