PENERAPAN CLASSICAL CUTTING UNTUK MENDAPATKAN EFEK DRAMATIK DALAM PENCIPTAAN FILM “TITIK TERENDAH”

Yara Mu'zijah Rahma, Sri Wahyuni

Sari


Objek penciptaan karya film pendek yang berjudul “Titik Terendah” merupakan perjuangan hidup seorang anak yang menjadi korban perceraian kedua orangtuanya dan statusnya itu yang membuat ia selalu mendapat hinaan dan cacian dari orang-orang disekitarnya. Film ini memiliki gendre drama family dengan durasi ±40 menit. Metode penciptaan yang digunakan dibagi menjadi tiga tahap yaitu pra produksi, produksi dan pasca produksi. Teori yang digunakan dalam penciptaan film “Titik Terendah” teori oleh D.W Griffith terkait dengan classical cutting dalam editing yang bertujuan untuk mendapatkan efek dramatik dalam penciptaan film “titik terendah”. Hal ini memberikan informasi kepada penonton tentang dampak yang di dapat anak akibat dari perceraian kedua orangtuanya. Konsep yang digunakan adalah konsep editing classical cutting dengan menampilkan sebuah transisi antara ruang dan waktu dengan gambaran yang sederhana namun bisa dinikmati melalui penyajian yang lebih menarik dalam memaparkan cerita. Hasil penciptaan dengan menggunakan classical cutting ini dapat dilihat dari beberapa scene yang terdapat konflik dalam film akan dibuat dengan memainkan shot secara berulang-ulang guna untuk memperjelas suasana yang terjadi dan memberikan efek dramatik serta membangkitkan emosi penonton.


Kata Kunci


Classical Cutting; Drama; Titik Terendah

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Dizianto, F. (2019). Penerapan Ritme Editing Dalam Membangun Struktur Dramatik Film Pendek “Lila” (Doctoral dissertation, Institut Seni Indonesia Yogyakarta).

Ali, M. (2014). TEKNIK EDITING PADA FILM “RECTOVERSO” DALAM MEWUJUDKAN CERITA (Doctoral dissertation, Institut Seni Indonesia Surakarta).

Rais, M. (2017). Editing Film Pendek Berjudul" No First Chapter" Dengan Penerapan Alur Flashback (Doctoral dissertation, Institut Seni Indonesia Yogyakarta).

Ningrum, P. R. (2013). Perceraian Orang Tua dan Penyesuaian Diri Remaja Studi Pada Remaja Sekolah Menengah Atas/Kejuruan Di Kota Samarinda. Psikoborneo, 1(1).

Prakosa, G. (2001). Ketika film pendek bersosialisasi. Yayasan Layar Putih.

Pratista, H. (2008). Memahami film. Homerian Pustaka.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by4.footer##

Fakultas Seni dan Desain. Universitas Potensi Utama. Jl. K.L. Yos Sudarso Km 6,5 No.3-A Telp. (061) 6640525 Ext. 214 Tanjung Mulia Medan 20241

 

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial 4.0 Internasional.