PENERAPAN LEVEL ANGLE UNTUK MEMPERKUAT DRAMATIK DALAM SINEMATOGRAFI PADA PENCIPTAAN FILM FIKSI “HALANI SINAMOT”

Septia Murnita Damanik, Sri Wahyuni

Sari


Film “HALANI SINAMOT” merupakan sebuah film yang bertemakan kebudayaan Batak Simalungun. Menceritakan perjuangan seorang pemuda Batak Simalungun untuk menikahi gadis yang dicintai nya, namun terhalang dikarenakan kurang mampunya memenuhi jumlah uang sinamot yang diminta oleh pihak keluarga perempuan. Film “HALANI SINAMOT” diangkat berdasarkan fakta dan budaya yang terdapat di masyarakat Batak Simalungun. Film “HALANI SINAMOT” ini bertujuan untuk mengingatkan kepada masyarakat Batak khususnya masyarakat Batak Simalungun, bahwa latar belakang keluarga dan tingginya pendidikan seorang perempuan tidak menentukan besar kecilnya jumlah sinamot. Teori yang digunakan yaitu menggunakan teori sinematografi dari Joseph V Mascelli dalam buku nya yang berjudul The Five C’s of Cinematography, teori teknik-teknik sinematografi oleh Himawan Pratista dalam buku nya yang berjudul Memahami Fim, dan teori dramtik oleh H. Misbach Yusa Biran dalam buku nya yang berjudul Teknis Menulis Skenario Film Cerita. Metode yang digunakan terdapat tiga tahapan yaitu, pra produksi, produksi, dan pasca produksi. Penggunaan warna dengan nuansa kekuning-kuningan dan nuansa kecokelatan bertujuan untuk meningkatkan unsur dramatisasi dan film menjadi terkesan cool atau santai. Hasil sinematografi yang diterapkan pada film “HALANI SINAMOT” dengan menggunakan teknik level angle yaitu membangun kesan emosi penonton dan tidak cepat bosan pada saat menonton. Fokus sinematografi dengan teknik level angle berguna untuk membangun unsur dramatik agar penonton dapat merasakan apa yang dirasakan oleh tokoh pada film dan pesan yang disampaikan tersampaikan dengan baik.


Kata Kunci


sinematografi; sinamot; level angle

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Zariri Z, I. (2019). Level Angle Untuk Memperkuat Dramatik Dalam Sinematografi Film “Pembawa Pesan” (Doctoral dissertation, Institut Seni Indonesia Yogyakarta).

Syaefulloh, U. (2018). Level Angle Sebagai Pendukung Karakter Tokoh Dalam Film Superhero “Gatot Wesi” (Doctoral dissertation, Institut Seni Indonesia Yogyakarta).

Yasya, T. A. (2019). MEMBANGUN UNSUR DRAMATIK DENGAN PENERAPAN CAMERA MOVEMENT PADA SINEMATOGRAFI FILM FIKSI “HAH” (Doctoral dissertation, Institut Seni Indonesia Yogyakarta).

SIMANJUNTAK, J. A. D. (2017). SINAMOT DAN BUJANG TUA: KAJIAN MAHAR ADAT PADA MASYARAKAT SUKU BATAK TOBA DI SEKINCAU LAMPUNG BARAT.

Borualogo, I. S., & Qodariah, S. (2018). Studi mengenai sistem nilai pada mahasiswa Etnik batak, Minang, Jawa, dan Sunda di Bandung sebuah tinjauan psikologi lintas budaya. Prosiding SNaPP: Sosial, Ekonomi dan Humaniora, 4(1), 99-106.

Sinaga, L. A. (2016). PELAKSANAAN PERKAWINAN ALOP DEAR SESUAI ADAT BATAK SIMALUNGUN DI DESA BAHAPAL RAYA KECANATAN RAYA KABUPATEN SIMALUNGUN (Doctoral dissertation, UNIMED).

Fachrozy, A., & Wahyuni, S. (2020). PENERAPAN SINEMATOGRAFI PADA PENCIPTAAN FILM FIKSI BERJUDUL “JUARA “. Jurnal Mahasiswa Fakultas Seni dan Desain, 1(1), 353-362.

Wahyuni, S. (2019). KAJIAN STRUKTUR DRAMATIK DAN ALUR CERITA FILM TOBA DREAMS KARYA BENNY SETIAWAN. PROPORSI: Jurnal Desain, Multimedia dan Industri Kreatif, 2(1), 48-58.

Wahyuni, S., Minawati, R., & Yulika, F. (2020). KAJIAN STRUKTUR DRAMATIK PADA FILM MURSALA KARYA VIVA WESTI. PROPORSI: Jurnal Desain, Multimedia dan Industri Kreatif, 4(2), 126-135.

Alfathoni, M. A. M. (2020). KONSEP ADAPTASI BUDAYA PARTUTURON TERHADAP FILM HARANI ADAT. PROPORSI: Jurnal Desain, Multimedia dan Industri Kreatif, 4(1), 01-12.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by4.footer##

Fakultas Seni dan Desain. Universitas Potensi Utama. Jl. K.L. Yos Sudarso Km 6,5 No.3-A Telp. (061) 6640525 Ext. 214 Tanjung Mulia Medan 20241

 

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial 4.0 Internasional.